Share

Liverpool Tumbang dari Real Madrid di Final Liga Champions 2021-2022, Jurgen Klopp Ngaku Kewalahan Hadapi Taktik Carlo Ancelotti

Maulana Yusuf, Jurnalis · Minggu 29 Mei 2022 08:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 29 261 2601978 liverpool-tumbang-dari-real-madrid-di-final-liga-champions-2021-2022-jurgen-klopp-ngaku-kewalahan-hadapi-taktik-carlo-ancelotti-SZLVHocFp0.JPG Jurgen Klopp akui kalah dari Carlo Ancelotti (Foto: Reuters)

PELATIH Liverpool, Jurgen Klopp mengakui kewalahan hadapi taktik dari Carlo Ancelotti, ketika timnya bersua Real Madrid di Final Liga Champions 2021-2022. Pelatih berkebangsaan Jerman tersebut itu pun frustasi, lantaran peluang anak buahnya tidak ada yang membuahkan gol satu pun.

Sebagaimana diketahui, Liverpool sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan Final Liga Champions 2021-2022 kontra Real Madrid, yang berlangsung pada Minggu (29/5/2022) dini hari WIB. Akan tetapi, Mohamed Salah dkk tak bisa meruntuhkan penjagaan Thibaut Courtois di bawah misatar gawang.

Jurgen Klopp

Sebaliknya, El Real bisa memanfaatkan celah di gawang Alisson Becker. Real Madrid pun memastikan angkat trofi Si Kuping Besar berkat gol semata wayang Vinicius Junior di menit 59.

Meski tampil menggempur, Jurgen Klopp mengaku pusing dan bimbang sepanjang laga. Sebab, ia dihadapkan pada situasi serba salah.

Eks pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan bahwa jika timnya bermain tidak agresif, maka mereka tidak akan mencetak gol. Sebaliknya, jika terlalu agresif, mereka akan terkena serangan balik.

“Kami ingin memainkan lebih banyak formasi di babak kedua ketimbang formasi mereka, tetapi masalahnya adalah ketika bermain melawan Madrid yang bertahan sedalam itu,” kata Jurgen Klopp dikutip laman resmi klub, Minggu (29/5/2022)

“Ancaman serangan balik mereka besar, Anda tidak bisa mengabaikan itu, saya melihat kami banyak melihat hal baik, tetapi itu tidak cukup dan kami harus menerimanya,” tambahnya.

Liverpool vs Real madrid

Akan tetapi, ia mengakui Carlo Ancelotti menerapkan taktik gemilang. Ia pun memberi selamat kepada Carlo Ancelotti yang berhasil membungkam timnya dengan permainan pragmatisnya. Tak lupa ia memuji habis-habisan performa Thibaut Courtois sepanjang laga.

“Setelah laga, saya melihat statistik dan itu adalah pertandingan 50:50, kami lebih banyak melesakkan tembakan tepat sasaran, tetapi yang paling menentukan ada di pihak Madrid,” ucapnya.

“Mereka mencetak gol dan kami tidak, itu penjelasan paling mudah di dunia sepak bola, dan itu sulit, kami berjuang keras untuk mendapatkan gol,” ujarnya.

“Kami memiliki tiga peluang untuk diselesaikan, tetapi Courtois luar biasa. Dia (Courtois, red) benar-benar tidak masuk akal,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini