Share

Melihat Sejarah Sepak Bola Jepang yang Kabarnya Sebelum Sehebat Sekarang Belajar dari Indonesia, Bukan Proses Mudah

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 10 Mei 2022 02:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 09 51 2591274 melihat-sejarah-sepak-bola-jepang-yang-kabarnya-sebelum-sehebat-sekarang-belajar-dari-indonesia-bukan-proses-mudah-0TBTKjWfRp.jpg Ilustrasi sepakbola. (Foto: Shutterstock)

MELIHAT sejarah sepak bola Jepang yang kabarnya sebelum sehebat sekarang belajar dari Indonesia menarik dikulik. Sebab, Jepang kini banyak menelurkan pemain-pemain hebat di dunia sepakbola yang bahkan sampai berkarier di Eropa.

Ya, sepak bola adalah olahraga terkenal kedua di Jepang, setelah baseball. Asosiasi Sepak Bola Jepang, mengelola liga sepak bola profesional bernama J League, yang merupakan asosiasi liga sepak bola paling sukses di Asia.

Melihat Sejarah Sepak Bola Jepang yang Kabarnya Sebelum Sehebat Sekarang Belajar dari Indonesia

Sepak bola Jepang bisa dibilang sebagai kiblatnya persepakbolaan Asia. Bisa dilihat dari berbagai prestasi yang ditorehkan Tim Nasional (Timnas), klub, maupun para pemainnya yang berkiprah di liga-liga top Eropa.

Melihat sejarah sepak bola Jepang yang kabarnya sebelum sehebat sekarang, mereka dikabarkan belajar dari Indonesia. Semua ini bermula dari awal 90-an, ketika Liga Jepang (J-League) resmi diadakan.

BACA JUGA: Kisah Sedih Ellyas Pical, Legenda Tinju Indonesia yang di Masa Tuanya Menjadi OB

Jepang yang waktu itu sedang dalam puncak kejayaan ekonomi, berusaha untuk membangkitkan gairah masyarakat terhadap dunia sepakbola menggunakan kekuatan uang. Meskipun awalnya diragukan karena masyarakat Jepang sangat menggilai olahraga baseball, klub Jepang dengan dukungan dana melimpah berhasil menarik pemain-pemain bintang yang memasuki akhir kariernya untuk berlaga di J-League.

BACA JUGA: SEA Games 2021: Antisipasi Covid-19, Tim Sepakbola Putra Diizinkan Ganti 15 Pemain

Beberapa nama yang terkenal adalah Zico dan Gary Lineker. Cara ini berhasil meningkatkan animo masyarakat untuk lebih sering hadir memenuhi stadion.

Selain itu, datangnya pemain level top Eropa tentu saja sedikit banyak meningkatkan level pemain lokal. Belum lagi dari sisi kepelatihan, J-League tidak segan-segan mengontrak pelatih Eropa, salah satunya adalah pelatih yang menjadi legenda di Arsenal, yaitu sang profesor, Arsene Wenger. Langkah agrasif ini meningkatkan persepakbolaan di Jepang di segala lini.

Antusiasme bangkit, liga berjalan baik. Setelah itu, langkah kedua, yaitu disusunnya visi misi yang jelas serta perencanaan matang Japanese Football Association (PSSI-nya Jepang) terhadap sepakbola Jepang di masa depan.

Kemajuan melihat sejarah sepak bola Jepang yang kabarnya sebelum sehebat sekarang belajar dari Indonesia bukan proses instan, butuh modal besar, dan perencanaan matang. Hal ini diperlukan karena sepakbola bukan olahraga sejuta umat di Jepang.

Melihat Sejarah Sepak Bola Jepang yang Kabarnya Sebelum Sehebat Sekarang Belajar dari Indonesia

Pembelajaran dengan Indonesia sendiri dikabarkan dilakukan Jepang dengan dengan mencontoh jalannya liga di Indonesia. Pada era 90-an, Jepang yang hendak membenahi liganya yang masih semi profesional berusaha menilik lebih dalam soal Galatama.

Galatama sendiri merupakan liga semi profesional pertama di Indonesia. Liga ini hadir sebelum diganti Liga Indonesia pada 1994.

Kini, Jepang pun sukses membentuk liga yang maju. Saat ini, dunia sepak bola Indonesia pun harus lebih belajar dari Jepang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini