Share

5 Duel Kunci di Laga Chelsea vs Real Madrid pada Leg I Perempatfinal Liga Champions 2021-2022, Nomor 1 Penentu Kemenangan di Stamford Bridge

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Rabu 06 April 2022 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 06 261 2574028 5-duel-kunci-di-laga-chelsea-vs-real-madrid-pada-leg-i-perempatfinal-liga-champions-2021-2022-nomor-1-penentu-kemenangan-di-stamford-bridge-bQRXe1plce.jpg Momen Real Madrid dan Chelsea berjumpa di semifinal Liga Champions 2020-2021. (Foto: Reuters)

LONDON – Chelsea akan menjamu Real Madrid di leg pertama perempatfinal Liga Champions 2021-2022 pada Kamis 7 April 2022 pukul 02.00 WIB. Laga tersebut mengingatkan pertandingan semifinal Liga Champions 2020-2021, di mana kala itu Chelsea keluar sebagai pemenang usai mengalahkan Madrid dengan agregat 3-1.

Kali ini tentunya Chelsea akan berusaha keras untuk mengulangi hasil manis musim lalu tersebut. Sedangkan Madrid yang datang dengan pelatih berbeda, yakni Carlo Ancelotti jelas akan mencoba untuk membalaskan dendam kekalahan mereka.

Jadi, laga Chelsea vs Madrid dipastikan akan berjalan sangat menarik. Tentunya masing-masing tim memiliki pemain kunci yang bisa menjadi pembeda. Lantas siapa aja mereka?

Berikut 5 Duel Kunci di Laga Chelsea vs Real Madrid pada Leg I Perempatfinal Liga Champions 2021-2022, Mengutip dari Sportskeeda:

5. NGolo Kante vs Casemiro

NGolo Kante

Lini tengah menjadi sangat vital dalam pertandingan sepakbola dan siapa yang dapat menguasai area tersebut, maka kemungkinan untuk menang jelas semakin besar. Menariknya baik Madrid dan Chelsea memiliki jenderal lapangan tengah yang sama kuat.

Madrid memiliki Casemiro, sedangkan Chelsea ada Kante. Casemiro sendiri berperan penting dalam menjaga pertahanan Madrid, ia adalah orang pertama yang harus dilalui para penggawa Chelsea jika ingin menembus lini belakang Los Blancos.

Begitu juga Kante, ia pun berperan penting bagi tim Chelsea. Pemain asal Prancis itu bisa bermain sebagai pelindung lini pertahanan, mendikte tempo sebagai gelandang tengah, dan bahkan unggul dalam peran box-to-box. Mantan pemain Leicester City itu juga berkembang baik di sisi kiri atau kanan lapangan, memberikan pelatihnya, Thomas Tuchel dengan banyak pilihan.

4. Kai Havertz vs David Alaba

David Alaba

Pada musim lalu, Kai Havertz mampu mengacak-acak lini pertahanan Madrid. Namun, kini Madrid sudah memiliki bek berpengalaman, David Alaba yang tentunya siap menghentikan permainan Havertz.

Andai Alaba mampu mematikan permainan Havertz, tentunya itu menjadi keuntungan bagi Madrid. Namun, andai Alaba ternyata gagal juga membuat Havertz tak berkutik, maka kejadian musim lalu mungkin akan terulang kembali.

3. Cesar Azpilicueta vs Vinicius Junior

Azpilicueta saat menjaga Hazard

Perkembangan Vinicius di musim 2021-2022 ini sangatlah luar biasa. Bersama Karim Benzema, Vinicius menjelma menjadi salah satu duet mematikan di dunia saat ini.

Penampilan Vinicius jelas sangat berbeda jauh dengan musim lalu. Kini winger asal Brasil itu bisa memberikan ancaman untuk Chelsea dan sudah menjadi tugas bagi Cesar Azpilicueta untuk menghentikan itu semua.

Jika Azpilicueta sampai gagal mengawal Vinicius, maka bukan tidak mungkin pemain berusia 21 tahun itu bakal mengacak-acak lini pertahanan The Blues.

2. Karim Benzema vs Antonio Rudiger

Karim Benzema

Benzema sedang gacor-gacornya di musim 2021-2022 ini. Dari 35 laga yang sudah dimainkan di berbagai kompetisi bersama Madrid di tahun ini, Benzema tercatat sudah mengoleksi 34 gol dan 13 assist.

Angka-angka itu sudah membuktikan betapa mengerikannya Benzema saat ini. Tentunya Chelsea tidak mau membiarkan Benzema bermain seenak hati dan sudah menjadi tugas Antonio Rudiger untuk menghentikan striker asal Prancis tersebut.

Andai Rudiger mampu mematikan permainan Benzema, maka Madrid bisa dikatakan berakhir. Sebab tak dapat dipungkiri, Madrid yang sekarang saat mengandalkan Benzema untuk bisa mencetak gol.

1. Mason Mount vs Luka Modric

Mason Mount

Pada leg kedua semifinal Liga Champions di Stamford Bridge musim lalu, lini tengah muda Chelsea berlari mengelilingi trio Real Madrid dari Luka Modric, Toni Kroos dan Casemiro.

Modric, yang umumnya bertindak sebagai pembawa bola bagi Los Blancos, mengalami malam yang sangat sulit, di mana Madrid kalah dengan selisih 0-2. Semua itu karena tekanan tanpa henti yang diberikan oleh Mason Mount, yang secara luar biasa mampu memaksa gelandang veteran itu menyerah.

Pada laga nanti, Modric akan memiliki kesempatan sempurna untuk membuat semuanya berjalan lancar. Pemain berpaspor Kroasia itu tampil sempurna musim ini dan tentu saja memiliki kualitas untuk bertarung melawan tuan rumah di Stamford Bridge.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini