APLES Gideon Tecuari mungkin terdengar asing untuk pencinta sepakbola Tanah Air generasi muda. Akan tetapi, perlu diketahui, dia adalah mantan pemain Timnas Indonesia yang namanya harum pada era 1990-an hingga 2000-an.
Sebagai pemain, Aples pernah membela tim-tim besar di Indonesia, seperti Pelita Jaya, PSPS Pekanbaru hingga Persija Jakarta. Hal itu wajar karena bakat sepakbolanya memang luar biasa. Dia adalah salah satu pemain yang ikut program Primavera di Italia.

Sayang, karier Aples berakhir pada 2004 silam karena cedera. Usai pensiun, Aples langsung ditawari menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Papua Barat, tetapi ditolaknya.
Pada 2009, tawaran kedua menjadi PNS pun datang kepada Aples. Akan tetapi, dia kembali menolaknya karena sudah nyaman dengan bisnis angkot di Manokwari. Dia mengaku punya tiga angkot pada waktu itu.
Hal ini diungkapkan Aples dalam wawancara dengan legenda sepakbola Indonesia lainnya, Hamka Hamzah. Wawancara itu diunggah di youtube Hamka, yaitu Capt Hamka
“Sebenarnya, waktu saya pensiun 2004 silam, saya sudah ditawari jadi PNS Papua Barat. Cuma, waktu itu, saya tolak karena saya nggak mau disuruh-suruh. Pada 2009, saya ditawari lagi, tapi karena waktu itu saya sudah enak di angkot, saya punya angkot tiga di Manokwari," ucap Aples.
Sayang, risiko bisnis angkot ternyata cukup besar sehingga Aples tidak menekuni usaha itu lagi. Dia pun kini telah menjadi PNS dan berkarier sebagai pelatih juga sebagai sampingannya.
"Sekarang, saya nggak lanjut lagi. Sebab, usaha angkot itu ada risikonya, dalam praktiknya lebih banyak pengeluaran. Kebetulan, saya pun diangkat jadi PNS. Ya, sudah saya jadi PNS saja, di samping, saya melanjutkan karier sebagai pelatih," ungkapnya.
Di dunia kepelatihan, Aples kini mendampingi Pelatih Rochy Putiray sebagai asisten pelatih Timnas Pelajar Indonesia U-18. Sekadar informasi, Timnas Pelajar Indonesia U-18 berada di bawah naungan Kemenpora. Pada tahun ini, Timnas Pelajar Indonesia U-18 rencananya akan mentas di Piala Pelajar Asia, di Bangkok, Thailand.
Selain itu, Aples dan Timnas Pelajar Indonesia U-18 juga akan berangkat ke Madrid, Spanyol untuk mengikuti IBER Cup pada April mendatang. Tiket ke turnamen ini didapatkan usai Timnas Pelajar Indonesia U-18 meraih posisi ketiga di IBER Cup 2019 yang berlangsung di Portugal.