Share

Pratama Arhan Resmi Tiba di Jepang, Langsung Hadapi Bintang Korea Utara yang Hampir Dihukum Kim Jong-un?

Ramdani Bur, Okezone · Kamis 17 Maret 2022 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 17 51 2563114 pratama-arhan-resmi-tiba-di-jepang-langsung-hadapi-bintang-korea-utara-yang-hampir-dihukum-kim-jong-un-rXGlMyhEoP.jpg Pratama Arhan disambut KBRI Tokyo setibanya di Jepang. (Foto: Twitter/@indo_jleague)

FULLBACK kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan, resmi tiba di Jepang pada Kamis (17/3/2022) siang WIB. Mengutip dari akun Twitter @indo_jleague, Pratama Arhan disambut staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo setibanya di Jepang.

Berhubung sudah sampai di Jepang, akankah Pratama Arhan langsung diturunkan pelatih Tokyo Verdy dalam laga akhir pekan ini? Sekadar diketahui, Tokyo Verdy akan menjamu Machida Zelvia di pekan kelima Liga 2 Jepang 2022 pada Minggu, 20 Maret 2022 pukul 12.00 WIB.

Pratama Arhan

(Pratama Arhan sudah tiba di Jepang. (Foto: Twitter/@indo_jleague)

Machida Zelvia bukanlah klub sembarangan. Hingga pekan keempat Liga 2 Jepang 2022, Machida Zelvia menduduki posisi dua klasemen dengan 10 angka.

Mereka terpaut dua angka dari Yokohama FC di puncak klasemen, dan unggul dua poin dari Tokyo Verdy di tempat ketiga. Machid Zelvia diperkuat bintang Timnas Korea Utara di Piala Dunia 2010, Jong Tae-se.

Jong Tae-se yang saat ini berusia 38 tahun, selalu turun dalam tiga laga yang dijalani Korea Utara di Piala Dunia 2010. Hasilnya, Korea Utara Cuma kalah tipis 1-2 dari Brasil di laga perdana.

Sayangnya dalam dua laga setelahnya, Korea Utara dihajar Portugal 0-7 dan dipermalukan Pantai Gading 0-3. Karena itu, kelar turnamen, pemimpin Korea Utara saat ini yang saat itu berstatus jenderal muda, Kim Jong-un berencana menghukum pemain setibanya di Korea Utara.

Follow Berita Okezone di Google News

Menurut laporan Radio Free Asia, seluruh pemain mendapat intervensi dari Kim Jong-un di sebuah auditorium. Dari 23 pemain yang dibawa ke Piala Dunia 2010, hanya dua pemain yang terbebas dari hukuman yakni Jong Tae-se dan An Yong-hak.

Jong Tae-tse

(Jong Tae-se (tengah) saat membela Korea Utara di Piala Dunia 2010)

Mereka terbebas dari hukuman karena saat itu merumput di luar negeri. Jong Tae-se membela VfL Bochum (Jerman) dan An Yong-hak memperkuat Omija Ardija (Jepang).

Karena itu, harapannya Pratama Arhan langsung nyetel dengan pola permainan Tokyo Verdy. Sebab, jika Pratama Arhan moncer bersama Tokyo Verdy, performa Timnas Indonesia otomatis bakal terdongkrak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini