Erik Ten Hag mengakui, ia terlalu lambat melakukan pergantian pemain di babak kedua. Pelatih berpaspor Belanda itu masih bergantung kepada dua pemainnya, Antony dan Steven Berghuis untuk memberikan kejutan. Sayangnya, hal tersebut urung terjadi, hingga Ajax harus menelan pil pahit.

"Saya masih mengharapkan momen ajaib, dari Berghuis atau Antony. Kami mendominasi pertandingan, jadi tidak ada alasan untuk mengubah keadaan, tapi itu tidak kunjung terjadi,” pungkasnya.
(Hakiki Tertiari )