Share

Usai Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey 2021-2022, Carlo Ancelotti Ejek Permainan Athletic Bilbao

Ilham Sigit Pratama, Jurnalis · Jum'at 04 Februari 2022 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 04 46 2542227 usai-real-madrid-tersingkir-dari-copa-del-rey-2021-2022-carlo-ancelotti-ejek-permainan-athletic-bilbao-opqUkXjhb7.JPG Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti. (Foto: Reuters)

BILBAO - Real Madrid disingkirkan Athletic Bilbao dari perempatfinal Copa del Rey 2021-2022 usai kalah 0-1 pada Jumat (4/2/2022) dini hari WIB. Kendati kalah, pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti justru meremehkan dan seakan mengejek gaya permainan Bilbao yang dianggapnya tidak terlalu bagus.

Ancelotti menilai Bilbao banyak menyerang tapi selalu gagal menciptakan peluang emas, sementara Madrid bertahan dengan baik. Sayangnya, pertahanan itu pecah juga di menit 89 usai Alejandro Berengues menjebol gawang Madrid kawalan Thibaut Courtois.

Gol telat Alejandro Berenguer membuat Madrid harus memupus harapan untuk merengkuh gelar Copa Del Rey. Ancelotti pun mengaku kecewa.

Saking kecewanya, Ancelotti membuat pernyataan keliru perihal statistik permainan. Pria asal Italia itu menilai bahwa Bilbao tidak bisa menciptakan banyak peluang.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti

Padahal, statistik menunjukkan bahwa peluang Bilbao lebih banyak daripada Madrid. Los Leones -julukan Bilbao- mencatat 15 tembakan dengan tiga diantaranya tepat sasaran, sedangkan Madrid hanya melepaskan tujuh tembakan dengan dua diantaranya tepat sasaran.

“Saya tidak terkejut melihat bagaimana permainan berjalan, memang Bilbao tampil menyerang di babak pertama, tetapi mereka tidak bisa menciptakan banyak peluang dan kami bertahan sangat baik,” kata Ancelotti dilansir laman resmi klub, Jumat (4/2/2022).

Ancelotti mengaku sakit hati dengan kekalahan tersebut. Bukan tanpa sebab, Ancelotti mengaku ingin mempersembahkan sebanyak mungkin trofi untuk Madrid.

Ancelotti ingin mengantar timnya memenangkan gelar lain usai menjuarai Piala Super Spanyol. Tetapi, Madrid justru tersingkir lebih awal di ajang Copa Del Rey.

“Kami sakit hati karena kami ingin memenangkan setiap trofi yang kami ikuti, kami memenangkan Piala Super, kami dalam kondisi baik di dua kompetisi lainnya,” tambahnya.

Athletic Bilbao vs Real Madrid (Reuters)

“Itu sulit karena kami tahu pertandingan melawan Athletic akan sulit. Kami menang di Liga Spanyol, tetapi itu sulit. Laga berlangsung sangat ketat hingga menit akhir,” katanya.

Dengan kekalahan itu, kini Madrid tinggal fokus di dua kompetisi, yakni Liga Spanyol dan Liga Champions. Terdekat mereka akan melawan Granada di laga lanjutan Liga Spanyol 2021-2022 pda Senin 7 Desember 2022.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini