PESCARA – Sepakbola Italia dihebohkan dengan adanya salah satu wasit wanita mereka, yakni Diana Di Meo yang menjadi korban revenge porn atau pornografi balas dendam. Ia mengaku video pribadinya yang seharusnya tersimpan rapat di handphone-nya tiba-tiba tersebar di media sosial, WhatsApp dan Telegram.
Berdasarkan laporan dari The Sun, Diana Di Meo pertama kali mengungkapkan kisah sedihnya itu media sosial instagram pribadinya. Dalam pernyataannya itu, Diana Di Meo mengaku sangat depresi ketika video pribadinya justru terbesar di internet,
Diana Di Meo mengaku tak pernah mengupload video pribadinya itu ke media sosial mana pun. Jadi, ia curiga ada yang meretas handphone miliknya sehingga video pribadinya itu pun bisa berlalu-lalang di dunia maya.

“Saya mengunci diri di rumah dan menangis selama dua hari (setelah tahu video pribadinya tersebar di media sosial). Seseorang pasti meretas ke handphone saya. Jika tidak, saya tak mengerti bagaimana mereka (pelaku) menyebarkannya,” kata Diana Di Meo, dikutip dari The Sun, Kamis (27/1/2022).
“Itu merupakan video pribadi saya dan saya tidak pernah mengupload atau hal lainnya. Ini benar-benar situasi yang tidak saya inginkan,” tambahnya.
Saat ini, Diana Di Meo sudah melaporkan kasusnya itu ke pihak kepolisian setempat. Ia pun gencar mengkampanyekan anti revenge porn di media sosial agar tidak ada lagi korban seperti dirinya.
"Saya telah mengajukan keluhan dan pihak berwenang akan mengurus semuanya. Saya berterima kasih kepada semua orang, baik itu pria dan wanita yang menulis (dukungan) kepada saya dari seluruh Italia,” lanjutnya.

"Ini adalah situasi yang tidak saya inginkan terjadi kepada siapa pun. Kami harus melaporkan video ini dan orang-orang perlu untuk terus membagikan hal-hal ini agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tambah Diana Di Meo.
Untuk yang belum tahu, Diana Di Meo sejatinya sedang membangun kariernya sebagai wasit wanita di Italia. Ia kini berusia 22 tahun dan bertempat tinggal di Pescara, Italia.
(Rivan Nasri Rachman)