‘’Tidak penting itu sebuah proses. Yang paling penting adalah hasil. Apa pun latihannya kalau tidak juara, ya belum dikatakan juara. Indonesia sudah enam kali masuk final Piala AFF. Kalau sekarang tetap runner-up, ya bukan prestasi,’’ kritik Haruna Soemitro soal hasil Timnas Indonesia di Piala AFF 2020.

(Shin Tae-yong bersama Haruna Soemitro)
Komentar Haruna Soemitro di atas membuat gerah pencinta sepakbola Tanah Air. Dalam pandangan mereka, Shin Tae-yong butuh proses untuk mendongkrak prestasi Timnas Indonesia.
Benar, Timnas Indonesia hanya finis runner-up di Piala AFF 2020 seperti lima edisi yang lain. Namun, pencapaian kali ini berbeda karena Shin Tae-yong mengandalkan mayoritas pemain muda.
Hal ini menunjukan Shin Tae-yong telah menyiapkan generasi muda yang siap dipanen dalam dua atau tiga tahun ke depan. Tak usah jauh-jauh ke Piala AFF 2022.
Shin Tae-yong bahkan diprediksi membawa Timnas Indonesia juara Piala AFF U-23 2022 yang dilangsungkan di Kamboja pada 14-26 Februari. Karena itu, menarik menanti sentuhan magis Shin Tae-yong selanjutnya bersama Timnas Indonesia.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.