MANCHESTER – Pelatih Manchester United, Ralf Rangnick, marah karena para pemainnya membangkang di laga kontra Young Boys, Kamis 9 Desember 2021 dini hari WIB. Juru taktik asal Jerman itu kesal karena Donny van de Beek dan kawan-kawan sering bermain-main di area kotak penalti Manchester United.
Sebelum pertandingan, Ralf Rangnick sudah mengingatkan para pemain Manchester United untuk tidak melakukan hal di atas. Benar saja, akibat terlalu lama memegang bola di area pertahanan, petaka diterima Manchester United.

Di menit 42, Van de Beek memberi umpan lemah persis di depan kotak penalti Manchester United. Awalnya, Van de Beek berniat melepaskan umpan kepada Aaron Wan-Bissaka. Namun, Fabian Reider dengan cepat merebut bola hasil umpan Van de Beek dan melepaskan tembakan yang merobek gawang Manchester United kawalan Dean Henderson.
Skor berubah 1-1, setelah sebelumnya Manchester United unggul lebih dulu via aksi Mason Greenwood pada menit kesembilan. Hasil ini membuat Ralf Rangnick kesal, mengingat laga digelar di kandang sendiri.
“Yang sedikit mengganggu adalah cara kami memberikan gol. Kami terlalu banyak memainkan bola di area pertahanan. Hal ini yang mengakibatkan kami kebobolan,” kata Ralf Rangnick mengutip dari Metro.co.uk, Jumat (10/12/2021).
BACA JUGA: Prediksi Norwich City vs Manchester United di Pekan Ke-16 Liga Inggris 2021-2022
“Saya sudah memberitahu mereka sebelum pertandingan, namun mereka masih saja memainkan bola di area pertahanan,” lanjut pelatih yang disebut sebagai role model sejumlah pelatih top asal Jerman.
Sekarang yang jadi pertanyaan, mungkninkah sejumlah personel Manchester United yang lain membangkang terhadap Ralf Rangnick? Potensi itu ada.

Mantan kiper Timnas Inggris, Paul Robinson, memprediksi sewaktu-waktu Cristiano Ronaldo bakal kesal dan takkan mengikuti instruksi gegenpressing yang dijalankan Ralf Rangnick. Sebab, Cristiano Ronaldo sudah tak muda lagi dan tentu sulit menjalankan strategi counter pressing tersebut.
Ketika Manchester United menang 1-0 atas Crystal Palace, Cristiano Ronaldo membantu pemain Manchester United lain melakukan pressing terhadap lawan. Namun, imbasnya Cristiano Ronaldo jadi minim mengkreasikan peluang, yang mana dalam laga tersebut hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran.
“Saya tahu Ronaldo merawat betul dirinya, namun kita tahu berapa usianya (36 tahun). Ia tidak bisa bermain 50 pertandingan dalam satu musim, tentu dengan peran tersebut (pressing),” kata Paul Robinson mengutip dari Football Insider 247.
“Laga melawan Crystal Palace merupakan pertandingan pertama Ralf Rangnick. Jadi jangan kaget dan terbawa suasana,” tutup Paul Robinson.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.