Share

Ditahan Irlandia Utara 0-0, Italia Gagal Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2022

Quadiliba Al-Farabi, Jurnalis · Selasa 16 November 2021 04:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 16 51 2502326 ditahan-irlandia-utara-0-0-italia-gagal-lolos-otomatis-ke-piala-dunia-2022-GXQ7LDchRW.jpg Federico Chiesa (tengah) gagal bawa Italia lolos otomatis ke Piala Dunia 2022. (Foto: REUTERS/Clodagh Kilcoyne)

ITALIA gagal lolos otomatis ke Piala Dunia 2022 setelah ditahan Irlandia Utara 0-0 di matchday pamungkas Grup C yang berlangsung di Belfast, Selasa (16/11/2021) dini hari WIB. Setelah melewati delapan pertandingan, Gli Azzurri –julukan Timnas Italia– hanya finis di posisi dua Grup C dengan 16 angka.

Timnas Italia terpaut dua angka dari Swiss yang keluar sebagai juara Grup C, sekaligus memastikan tempat di Piala Dunia 2022. Alhasil, Timnas Italia harus turun di babak playoff pada pengujung Maret 2022 untuk menentukan lolos atau tidaknya ke Piala Dunia 2022.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Sejak awal babak, tim tamu langsung menguasai setengah lapangan permainan. Irlandia Utara dipaksa bermain bertahan dengan garis yang dalam.

Italia memang tampil menyerang, namun sepertinya permainan ini sudah diprediksi Irlandia Utara sebelumnya. Tim asuhan Ian Baraclough ini justru terlihat nyaman menghalau serangan dengan sesekali melancarkan serangan balik.

Timnas Italia

Serangan bertubi-tubi terus dilancarkan Italia melalui seluruh pemainnya mulai dari Di Lorenzo, Domenico Berardi, hingga Federico Chiesa. Namun, pertahanan tuan rumah sangat sulit ditembus. Italia hanya dapat melepaskan tiga tembakan.

Beberapa kali juga didapati kesalahan elementer dilakukan bek Irlandia Utara seperti Tom Flanagan yang kerap membuang bola tidak sempurna. Namun, para penyerang Italia terlihat masih kebingungan dalam melakukan keputusan di sepertiga akhir.

Babak pertama dari laga ini meninggalkan catatan yakni penguasaan bola dominan milik Italia dengan 74 persen berbanding 26 persen. Selain itu, tim asuhan Roberto Mancini tersebut berhasil melepaskan empat tendangan mengarah ke gawang, namun dapat digagalkan kiper Irlandia Utara.

Babak Kedua

Di awal babak kedua permainan masih sama yakni dominasi dipegang kendali oleh Italia. Namun kali ini Irlandia Utara sudah menemukan celah untuk membuat kiper Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma sibuk.

Menit 52 Jamal Lewis bekerja sama dengan Gavin Whyte hingga akhirnya membuat umpan terarah menuju George Saville. Saville melakukan tendangan keras dari jarak yang tak begitu jauh dan mampu menguji Donnarumma.

Memasuki menit 56 tersiar kabar dari pertandingan lain bahwa Swiss membuka keunggulan atas lawannya Bulgaria. Dengan Italia masih bermain imbang, maka posisi Gli Azzurri kini turun ke peringkat kedua dan terancam menjalani babak playoff.

Italia sejauh ini kekurangan daya gedor. Mereka telah membuat 450 operan dibandingkan dengan 191 milik Irlandia Utara, tetapi mereka hanya menghasilkan empat tembakan.

Menit 64 Chiesa memainkan satu-dua yang apik dengan Berardi di dalam kotak penalti, kemudian diakhiri dengan tendangan kencang. Sayang, tendangannya itu hanya berputar beberapa inci dari tiang jauh.

Ketagihan menyerang membuat Italia sempat kelupaan lini bertahan. Pada menit 82 Irlandia Utara mampu melancarkan serangan balik cepat melalui Stuart Dallas dan diakhiri dengan tendangan yang hanya melebar.

Tiga menit tambahan waktu, gol yang diidam-idamkan Italia tak kunjung datang. Hingga peluit panjang dibunyikan skor 0-0 masih bertahan.

Susunan Pemain Irlandia Utara vs Italia:

IRLANDIA UTARA XI (4-1-4-1): Bailey Peacock-Farrell; Craig Cathcart, Tom Flanagan, Jonny Evans, Jamal Lewis; Steven Davis; Stuart Dallas, Alistair McCann, George Saville, Gavin Whyte; Josh Magennis

Cadangan: Luke Southwood, Ethan Galbraith, Niall McGinn, Jordan Jones, Conor Washington, Dale Taylor, Ciaron Brown, Conor Hazard, Corry Evans, Conor Bradley, Shane Ferguson

Pelatih: Ian Baraclough

ITALIA XI (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Francesco Acerbi, Emerson; Sandro Tonali, Jorginho, Nicolo Barella; Domenico Berardi, Lorenzo Insigne, Federico Chiesa

Cadangan: Alex Meret, Giacomo Raspadori, Bryan Cristante, Davide Zappacosta, Gianluca Mancini, Alessio Cragno, Manuel Locatelli, Gianluca Scamacca, Andrea Belotti, Matteo Pessina, Federico Bernardeschi, Gian Marco Ferrari

Pelatih: Roberto Mancini

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini