Manchester United Terpuruk Musim Ini, Gary Neville Tahu Penyebabnya

Rio Eristiawan, Jurnalis · Jum'at 12 November 2021 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 11 45 2500425 manchester-united-terpuruk-musim-ini-gary-neville-tahu-penyebabnya-pRDomFClvy.jpg Gary Neville tahu penyebab Manchester United terpuruk pada musim ini (Foto: Reuters)

MANCHESTER - Manchester United terpuruk pada musim 2021-2022. Legenda Man United, Gary Neville, pun tahu penyebab The Red Devils tampil tidak konsisten musim ini.

Dia mengungkapkan, bahwa buruknya performa The Red Devils karena kekalahan di final Liga Eropa 2020-2021. Ole Gunnar Solskjaer hanya bisa mengantarkan Man United menjadi runner-up.

Ole Gunnar Solskjaer (Foto: Reuters)

The Red Devils tidak bisa mengamankan poin dengan maksimal pada setiap pertandingan. Terbaru, Man United menderita tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris.

BACA JUGA: 5 Pemain yang Seharusnya Didatangkan Manchester United ketimbang Cristiano Ronaldo, Nomor 1 Penerus CR7

Man United harus kalah 2-4 dari Leicester City, takluk 0-5 dari Liverpool, dan tunduk 0-2 dari Manchester City. Hal itu pun membuat Solskjaer menjadi orang yang paling disalahkan oleh banyak orang.

“Dia (Solskjaer) naik dari urutan keenam ketiga, kedua, dan seharusnya memenangkan final Liga Europa melawan Villarreal. Saya mengingatnya kembali, karena ketika Anda kalah di final, itu berdampak nyata pada pemain," kata Neville dikutip dari Mirror, Jumat (12/11/2021).

"Jika Anda memenangkannya, medali di leher Anda, Anda terbiasa menang," ucapnya.

Manchester United (Foto: Reuters)

Sementara itu, kekalahan Man United di Piala Liga Inggris dinilai oleh Neville adalah masalah besar karena gelar itu yang mungkin bisa diraih oleh Solskjaer. Ia menjelaskan peluang Man United di Liga Inggris sudah tidak memungkinkan, sedangkan Liga Champions masih panjang dan kualitas Man United diragukan.

"Tersingkir dari Piala Liga Inggris oleh West Ham, itu masalah besar. Itu tidak bisa terjadi, itu trofi yang Anda bisa memenangkan," ucapnya,

"(Peluang) Liga hampir habis, Liga Champions masih panjang, tetapi kualitas tim masih diragukan," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini