LIMA penyebab Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 kalah dari Timnas Australia U-23 akan diulas dalam artikel ini. Ada sejumlah faktor yang membuat skuad Garuda Muda takluk dari Tim Kangguru Muda.
Timnas Indonesia U-23 takluk dari Timnas Australia U-23 pada leg pertama Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 dengan skor 3-2. Laga berlangsung di Republican Central Stadium, Dushanbe, Tajikistan, Selasa (27/10/2021).
Australia membuka skor di menit ke-55. Timnas Kangguru muda menambah dua gol lewat Patrick Wood (60'), dan Jacob Italiano (79'). Adapun dua gol timnas U23 Indonesia tercatat atas nama Witan Sulaeman (69') dan Taufik Hidayat (85').
Sejumlah faktor menjadi penyebab Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan dari Timnas Australia U-23. Berikut lima di antaranya:
Pada laga tersebut, Timnas Indonesia U-23 bermain cukup baik pada babak pertama. Garuda Muda mampu menahan dominasi serangan tim lawan sehingga skor kaca mata menjadi penutup babak pertama.

Namun, pada babak kedua, Timnas Indonesia U-23 yang kalah dalam penguasaan bola harus kebobolan tiga gol. Secara statistik, pasukan Shin Tae-yong hanya mampu melakukan pengusaaan bola 28 persen, kalah jauh dari Timnas Australia U-23 yang mendominasi dengan 78 persen.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Takluk dari Timnas Australia U-23, Shin Tae-yong Puji Perjuangan Pemain
4. Serangan Balik Tak Optimal
Kalah dalam pengusaan bola tak dimanfaatkan Timnas Indonesia U-23 saat melakukan serangan balik. Beberapa kali pola yang dibangun saat melakukan serangan balik kerap kandas.
Beruntung Timnas Indonesia U-23 bisa membalas dua gol. Pertama melalui gol indah Witan Sulaeman, dan gol tembakan dari jarak dekat Taufik Hidayat meski tetap mampu membalikkan keadaan.
3. Lini Tengah Kalah
Shin Tae-yong memainkan taktik dengan formasi 4-1-3-2 dalam laga Timnas Indonesia U-23 vs Timnas Australia U-23. Adapun para penggawa yang dimainkan pada menit pertama adalah kiper Ernando Ari, Rizki Ridho, Dewangga, Asnawi, Pratama Arhan, Rachmat Irianto, Gunansar Mandowen, Ramai Rumakiek, Witan Sulaeman, Hanis Saghara, Bagus Kahfi.

Meski menempatkan empat gelandang, lini tengah Garuda Muda tetap kalah dari Timnas Australia U-23. Tim lawan mampu mendominasi sehingga para gelandang mereka dengan lancar mengalirkan aliran bola kepada penyerang mereka.
2. Kurang Sabar
Permainan Timnas Indonesia U-23 ketika melawan Timnas Australia U-23 tidak seperti saat melakukan uji melawan Timnas Tajikistan U-23 dan Nepal U-23. Pada laga uji coba tersebut, Timnas Indonesia U-23 bermain lebih sabar dan menghasilkan kemenangan.

Namun, saat menghadapi Timnas Australia U-23, terlihat beberapa kali pemain Timnas Indonesia U-23 tidak taktis dan kurang sabar saat mengumpan. Alhasil, bola mudah dicegat atau direbut pemain lawan.
1. Rasa Takut
Faktor ini menjadi krusial. Hal tersebut diakui oleh Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan tersebut menyebut anak asuhnya tidak percaya diri ketika melihat postur para pemain Timnas Australia U-23 yang lebih tinggi.

“Ketika kita melawan musuh dengan postur yang lebih unggul, para pemain sudah takut duluan. Padahal para pemain sudah punya kemampuan yang baik,” ungkap Shin dalam konferensi pers usai pertandingan, Selasa (26/10/2021).
“Namun karena memiliki rasa takut terlebih dulu, jadi mereka tidak bisa menampilkan performa yang maksimal. Tetapi, jika di pertandingan selanjutnya mereka dapat tampil lebih percaya diri, maka saya yakin hasil yang baik juga akan tercipta,” pungkasnya.
(Rachmat Fahzry)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.