5 Mantan Pemain Manchester United yang Tak Disangka Masih Bermain, Nomor 1 Terdampar di Kazakhstan

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Senin 11 Oktober 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 11 45 2484620 5-mantan-pemain-manchester-united-yang-tak-disangka-masih-bermain-nomor-1-terdampar-di-kazakhstan-25uXnVbnAM.jpg Momen Zoran Toric saat masih membela Man United. (Foto: Team Talk)

MANCHESTER United telah melahirkan banyak pesepakbola bintang. Ada juga pemain terkenal yang bergabung dengan tim berjuluk The Red Devils tersebut, selayaknya Angel Di Maria, Memphis Depay, dan masih banyak lagi.

Terkadang, tak semua pemain bintang bisa bertahan lama di Man United. Ada yang pada akhirnya meninggalkan klub tersebut dan mencoba peruntungan baru di tim yang berbeda.

Menariknya, ternyata ada sejumlah mantan pemain Man United yang tak ada kabarnya padahal sampai saat ini masih terus bermain. Lantas siapa saja pemain tersebut?

Berikut 5 Mantan Pemain Manchester United yang Tak Disangka Masih Bermain, Mengutip dari Sportskeeda:

5. Rafael (Botafogo)

Rafael dan Fabip

Rafael tiba di Man United pada musim panas 2008 silam bersama saudara kembarnya Fabio. Pemain asal Brasil tersebut pun lantas langsung dapat bersinar di Man United karena permainan apiknya.

Setidaknya tujuh musim Rafael membela Setan Merah dan pada saat ditangani Louis van Gaal, ia pun dibuang ke Olympique Lyon di 2015. Bersama Lyon, Rafael habiskan waktu selama lima tahun sebelum pada akhirnya beralih ke Istanbul Basaksehir. Musim panas lalu, Rafael memutuskan kembali ke Brasil untuk membela Botafogo di Serie B.

4. Anders Lindegaard (Helsinborg)

Anders Lindegaard

Saat tiba di Man United pada Januari 2011, Anders Lindegaard digadang-gadang bisa menjadi kiper utama di klub tersebut. Sebab pada saat itu Man United memang sedang mencari pengganti Edwin Van der Sar.

Kendati begitu, pemain asal Denmark tersebut nyatanya hanya berhasil membuat 19 penampilan di Liga Inggris selama lima musimnya di Manchester United, dengan 10 di antaranya datang dalam musim perebutan gelar 2012-2013.

Pemain berusia 37 tahun itu berhasil mengesankan sedikit demi sedikit tetapi tidak pernah benar-benar tampak nyata. Pada akhirnya posisi Lindergaard diambil David De Gea.

Dengan demikian, Lindegaard dijual ke West Brom pada 2015. Setelah gagal di Hawthorns, Lindegaard sempat bermain di Preston dan Burnley sebelum akhirnya bergabung dengan tim kompetisi kasta kedua Swedia, Helsinborg pada 2019.

Kini Lindegaard telah menghabiskan dua tahun terakhir kariernya di Swedia dan bahkan berhasil mencetak gol untuk Helsinborg dan membuat hasil imbang bagi timnya.

3. Alexander Buttner (RKC Waalwijk)

Alexander Buttner

Alex Buttner diboyong Manchester United dari Vitesse Arnhem dengan kontrak lima tahun pada 2012. Man United tertarik dengan Buttner karena pada saat itu ia dinobatkan sebagai pemain terbaik di Liga Belanda.

Gara-gara statusnya itulah Buttner mungkin diidamkan oleh Sir Alex Ferguson untuk menggantikan Patrice Evra. Benar saja, Butnner nyatanya sanggup membuat debut brilian untuk Setan Merah, mencetak gol, memberikan assist, dan meraih status Man of the Match di laga kontra Wigan Athletic.

Kendati begitu, Buttner tidak pernah bisa menembus skuad utama semenjak Man United ditangani oleh David Moyes. Pengganti Ferguson itu lebih memilih Evra sebagai bek kiri.

Situasinya tampak lebih buruk setelah Moyes digantikan oleh Louis van Gaal dan dengan demikian bek tersebut dijual ke Dynamo Moskow pada tahun 2014 .Buttner menghabiskan dua setengah musim di Dynamo, termasuk masa peminjaman singkat di Anderlecht sebelum kembali ke Vitesse dengan status bebas transfer pada Januari 2017.

Buttner menjalani periode kedua yang brilian bersama Vitesse, mencetak enam gol dan memberikan 16 assist dalam 94 penampilan selama dua setengah musim. Dia juga berhasil memenangkan Piala Belanda selama waktunya di sana sebelum bergabung dengan New England Revolution di MLS pada tahun 2020.

Pemain berusia 32 tahun itu pun sekarang kembali ke Liga Belanda, tepatnya ke RKC Waalwijk pada musim panas 2021.

2. Gabriel Obertan (Charlott Independece)

Gabriel Obertan

Gabriel Obertan didatangkan Sir Alex Ferguson untuk mengisi kepergian Cristiano Ronaldo pada musim panas 2009. Namun, nyatanya Obertan gagal membuat namanya bersinar di Man United dengan hanya membuat 28 penampilan di semua kompetisi untuk Setan Merah.

Mantan pemain Bordeaux itu kemudian dijual ke Newcastle United, di mana ia berhasil menghabiskan lima musim sebelum hengkang pada 2016. Sejak itu Obertan bermain di Anzhi, Wigan Athletic, dan Levski Sofia.

Obertan juga menghabiskan dua musim di klub Turki Erzurumspor sebelum meninggalkan klub tersebut musim panas ini. Winger tersebut sekarang membela klub Amerika Charlotte Independence, yang bermain di Kejuaraan USL tingkat kedua.

1. Zoran Tosic (Tobol Kostanay)

Zoran Tosic

Zoran Tosic didatangkan Man United pada Januari 2009. Ia berhasil menarik perhatian Man United lantaran digadang-gadang sebagai gelandang masa depan.

Awalnya Tosic memamg tampil mengesankan di Partizan selama dua tahun antara 2007 dan 2009. Penampilannya untuk Timnas Serbia juga dapat kesan yang positif.

Namun saat membela Man United, Tosic gagal membuat dampak apa pun di Old Trafford. Pemain berusia 34 tahun itu hanya membuat lima penampilan saja di Manchester United sebelum dipinjamkan ke FC Koln pada Januari 2010.

Tosic kemudian dijual ke CSKA Moskow selama musim panas 2010, di mana dia bertugas selama tujuh tahun sebelum kembali ke Partizan pada 2017. Dia menghabiskan hampir tiga musim di Partizan, yang juga termasuk pertandingan Liga eropa melawan Manchester United.

Tosic meninggalkan Beograd untuk bergabung dengan klub lapis kedua China Taizhaou Yuanda. Kini ia pindah ke Kazakhstan untuk membela Tobol Kostanay sejak April 2021.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini