Gara-Gara Sering Berulah, Pemain Chelsea Hakim Ziyech Dicoret dari Timnas Maroko

Andika Rachmansyah, Jurnalis · Kamis 02 September 2021 22:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 02 51 2465356 gara-gara-sering-berulah-pemain-chelsea-hakim-ziyech-dicoret-dari-timnas-maroko-IwnooNK7G9.jpg Hakim Ziyech mengangkat trofi Liga Champions. (Foto: Instagram/@hziyech)

RABAT – Pemain Chelsea, Hakim Ziyech, harus menerima kenyataan pahit lantaran namanya dicoret dari Tim Nasional (Timnas) Maroko. Hal ini pun telah dikonfirmasi langsung oleh pelatih Timnas Maroko, Vahid Halihodzic.

Halihodzic pun membeberkan penyebab Hakim Ziyech dicoret dari Timnas Maroko. Menurutnya, perilaku Ziyech buruk karena sering berulah.

Hakim Ziyech

Ziyech kerap kali melakukan kontroversi ketika bermain untuk negaranya. Pemain berusia 28 tahun itu sering telat dari latihannya dan juga sempat menolak untuk bermain.

Tentu saja, hal tersebut membuat sang pelatih naik pitam. Halihodzic benar-benar kecewa dengan perilaku Ziyech. Menurutnya, perilaku pemain Chelsea tersebut sangat buruk dan jauh dari statusnya sebagai pemain bintang.

BACA JUGA: Resmi Gabung, Chelsea Ungkap Nomor Punggung Saul Niguez

"Perilakunya dalam dua pertandingan terakhir, terutama yang terakhir, bukanlah seorang pemain tim nasional yang sebagai pemimpin tim harus menjadi panutan yang positif," ucap Halilhodzic, dilansir dari Goal Internaisonal, Kamis (2/9/2021).

BACA JUGA: AC Milan Berminat Datangkan Hakim Ziyech dari Chelsea

“Dia datang terlambat dan setelah itu, dia bahkan menolak untuk bekerja. Tidak ada gunanya mendiskusikannya setelah itu, sebagai pelatih jawabannya ada di sana untuk dilihat. Bagi saya, tim nasional di atas segalanya, tidak ada yang bisa menyanderanya,” sambungnya.

Bahkan, Hakim Ziyech dikabarkan sempat pura-pura cedera saat melawan Ghana saat laga uji coba. Ketika dicek oleh tim medis, hasilnya tidak menunjukan adanya cedera pada tubuhnya. Dalam kondisi ini, dia tetap menolak untuk melanjutkan permainan.

Halilhodzic mengakui bahwa kejadian tersebut merupakan yang pertama dalam kariernya sebagai pelatih. Dia mengaku kecewa melihat perilaku anak asuhnya yang seperti itu.

"Untuk pertama kalinya dalam karier kepelatihan saya, saya telah melihat perilaku yang mengecewakan saya. Seorang pemain yang menolak untuk bermain, diakui ramah, dengan dalih bahwa dia cedera,” ujarnya.

Hakim Ziyech

“Staf medis melakukan beberapa pemeriksaan dan mengatakan dia bisa bermain. Ia kemudian menolak melakukan pemanasan di babak kedua karena kecewa menjadi pemain pengganti. Bagi saya, perilaku seperti itu tidak dapat diterima. Anda tidak bisa curang dengan tim nasional. Anda 100% ada atau tidak,” lanjutnya.

Ziyech sendiri telah mencatatkan 41 penampilan untuk Maroko sejak melakukan debut internasionalnya pada 2015. Penampilan terakhir dia terjadi saat melawan Burkina Faso dan menang dengan skor 1-0 atas Burkina Faso.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini