Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Lionel Messi Membuat Papu Gomez Menangis seperti Bayi

Andhika Khoirul Huda , Jurnalis-Jum'at, 20 Agustus 2021 |18:21 WIB
Kisah Lionel Messi Membuat Papu Gomez Menangis seperti Bayi
Papu Gomez menangis mendengar kisah Lionel Messi soal usaha dan keluarga. (Foto/Reuters)
A
A
A

SEVILLA – Gelandang serang Sevilla, Alejandro Gomez alias Papu Gomez, menceritakan kisah saat dia dibuat menangis oleh Lionel Messi. Momen itu terjadi saat Timnas Argentina memenangkan Copa America 2021 pada Juli lalu.

Pemain berusia 33 tahun itu membeberkan apa yang dikatakan oleh Messi, sebelum final kejuaraan sepakbola antar negara-negara di Amerika Selatan itu. Kata Papu Gomez, rekan setimnya di Timnas Argentina itu mengisahkan soal usaha hingga keluarganya.

Baca juga: Lionel Messi Pindah ke PSG, Memphis Depay: Saya Tak Mengenalnya

"Dia (Messi) mulai berbicara sebelum final dan kenyataannya saya tidak ingat kata-kata persisnya karena saya langsung menangis. Dia berbicara tentang usaha, tentang keluarga dan aku menangis seperti bayi," kenang Gomez dilansir dari Marca, Jumat (20/8/2021).

Foto/Reuters

Mantan pemain Atalanta itu juga memuji kepemimpinan yang dimiliki oleh Messi. Menurutnya, La Pulga—julukan Messi—mampu memimpin dengan baik sekaligus memberikan contoh kepada pemain lainnya.

Baca juga: Murtaza Ahmadi: Bocah Afghanistan yang Dulu Jumpa Lionel Messi, Begini Kabar Terkininya

"Dia pemimpin mutlak dan kapten dalam segala hal. Itu karena dia menunjukkannya, dia memimpin dengan memberi contoh,” ujar pemain bertinggi 165 cm itu.

"Leo adalah yang paling normal dan sederhana di antara kita semua. Saya dapat meyakinkan anda bahwa dia adalah pria dan rekan setim yang bisa menyatu dengan semua orang. Tapi dia membawa nama keluarga Messi, dan banyak yang berpikir bahwa dia akan bertindak berbeda,” tambahnya.

Kepemimpinan yang dimiliki La Pulga tentu saja terbentuk karena pengalamannya memimpin klub sebesar Barcelona selama bertahun-tahun. Ditambah lagi dengan sosok pemimpin yang sangat berani dan bijaksana yang memberikan contoh kepadanya di Blaugrana—julukan Barcelona—saat dia muda, yaitu Carles Puyol.

Selain itu, Messi juga sudah terbiasa dengan tekanan yang dihadapinya sebagai pemain terbaik dunia enam kali. Hal itu membuatnya bisa memberikan contoh kepada rekan setimnya bagaimana cara menghadapi tekanan di partai besar, seperti final Copa America.

“Mereka selalu ingin membandingkannya dengan Diego (Maradona). Mereka ingin dia berteriak dan bertarung dan Leo tidak seperti itu. Tetapi jika dia harus melakukan itu di balik layar, dia akan melakukannya,” tegas Gomez.

Foto/PSG

"Apa yang terjadi adalah bahwa Leo tidak akan pernah mengungkapkannya dan dia tidak berbicara demi itu. Ketika dia harus marah atau memberi tahu anda sesuatu, dia akan memberi tahu anda secara empat mata tanpa ada yang mengetahuinya,” pungkasnya.

Sekadar informasi, pada final Copa America 2021 yang digelar pertengahan Juli lalu, Messi berhasil memberikan trofi pertamanya untuk Argentina. Tim Tango –julukan Argentina- menaklukkan rival mereka, Brazil, dengan skor 1-0 lewat gol yang dicetak Angel Di Maria. Gelar tersebut juga menjadi yang pertama bagi Argentina sejak terakhir kali memenangkan Copa America pada 1993.

(Rachmat Fahzry)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement