HANOI - Tim Nasional (Timnas) Vietnam menunjukkan transformasi yang sangat signifikan menjelang bergulirnya Piala AFF 2026. Di bawah pelatih juru taktik asal Korea Selatan, Kim Sang-sik, skuad The Golden Star Warriors kini tidak hanya mengandalkan kelincahan teknik, melainkan juga mengalami lonjakan drastis dalam hal postur dan ketahanan fisik pemain.
Berdasarkan rilis resmi Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) pada 15 Juni, dari total 28 pemain yang dipanggil untuk pemusatan latihan kedua 2026, tercatat ada 15 pemain yang memiliki tinggi badan mencapai 1,80 meter ke atas. Perubahan ini menjadi sinyal kewaspadaan bagi rival-rival mereka di Asia Tenggara, termasuk Timnas Indonesia, yang belakangan gencar mengandalkan gelombang pemain naturalisasi berpostur tinggi.
Komposisi skuad pilihan Kim Sang-sik ini merupakan perpaduan dinamis antara pemain senior berpengalaman, talenta muda potensial, serta barisan pemain naturalisasi dan keturunan yang tengah naik daun di kompetisi domestik. Berbekal materi ini, Vietnam diprediksi akan mengandalkan formasi pakem 3-4-2-1 untuk mengarungi turnamen.
Keunggulan fisik paling mencolok dari Timnas Vietnam kali ini terletak pada sektor penjaga gawang, di mana rata-rata tinggi badan para kiper mereka menyentuh angka fantastis 1,89 meter. Postur menjulang ini dipastikan memberikan keuntungan masif dalam mengantisipasi duel udara serta mengamankan area kotak penalti dari skema serangan bola mati lawan.
Ketangguhan fisik tersebut menular ke sektor juru gedor, di mana lini serang Vietnam kini memiliki rata-rata tinggi badan 1,83 meter, yang membuat variasi serangan mereka lewat situasi bola mati atau set piece menjadi jauh lebih mematikan. Sementara itu, barisan lini pertahanan kukuh mereka juga mencatatkan rata-rata tinggi badan yang cukup ideal di angka 1,78 meter.
Sebaliknya, sektor gelandang menjadi area dengan postur terendah di dalam tim dengan rata-rata 1,73 meter. Kendati demikian, sektor tengah sengaja didesain lebih ramping demi mengakomodasi kebutuhan mobilitas tinggi, visi bermain yang kreatif, serta kecepatan dalam mengalirkan bola di ruang sempit yang menjadi motor serangan utama.