SEVILLA – Gelandang serang Sevilla, Alejandro Gomez alias Papu Gomez, menceritakan kisah saat dia dibuat menangis oleh Lionel Messi. Momen itu terjadi saat Timnas Argentina memenangkan Copa America 2021 pada Juli lalu.
Pemain berusia 33 tahun itu membeberkan apa yang dikatakan oleh Messi, sebelum final kejuaraan sepakbola antar negara-negara di Amerika Selatan itu. Kata Papu Gomez, rekan setimnya di Timnas Argentina itu mengisahkan soal usaha hingga keluarganya.
Baca juga: Lionel Messi Pindah ke PSG, Memphis Depay: Saya Tak Mengenalnya
"Dia (Messi) mulai berbicara sebelum final dan kenyataannya saya tidak ingat kata-kata persisnya karena saya langsung menangis. Dia berbicara tentang usaha, tentang keluarga dan aku menangis seperti bayi," kenang Gomez dilansir dari Marca, Jumat (20/8/2021).

Mantan pemain Atalanta itu juga memuji kepemimpinan yang dimiliki oleh Messi. Menurutnya, La Pulga—julukan Messi—mampu memimpin dengan baik sekaligus memberikan contoh kepada pemain lainnya.
Baca juga: Murtaza Ahmadi: Bocah Afghanistan yang Dulu Jumpa Lionel Messi, Begini Kabar Terkininya
"Dia pemimpin mutlak dan kapten dalam segala hal. Itu karena dia menunjukkannya, dia memimpin dengan memberi contoh,” ujar pemain bertinggi 165 cm itu.
"Leo adalah yang paling normal dan sederhana di antara kita semua. Saya dapat meyakinkan anda bahwa dia adalah pria dan rekan setim yang bisa menyatu dengan semua orang. Tapi dia membawa nama keluarga Messi, dan banyak yang berpikir bahwa dia akan bertindak berbeda,” tambahnya.
Kepemimpinan yang dimiliki La Pulga tentu saja terbentuk karena pengalamannya memimpin klub sebesar Barcelona selama bertahun-tahun. Ditambah lagi dengan sosok pemimpin yang sangat berani dan bijaksana yang memberikan contoh kepadanya di Blaugrana—julukan Barcelona—saat dia muda, yaitu Carles Puyol.