Tak Bisa Santai, Manajemen Bayern Munich Beri Julian Nagelsmann Target Besar

Antara, Jurnalis · Jum'at 13 Agustus 2021 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 12 51 2454688 tak-bisa-santai-manajemen-bayern-munich-beri-julian-nagelsmann-target-besar-AOo7YwdZaa.JPG Julian Nagelsmann harus membawa Bayern Munich berprestasi pada musim 2021-2022 (Foto: Reuters)

MUNICH - Julian Nagelsmann akan menjalani tahun pertamanya sebagi Pelatih Bayern Munich di Liga Jerman 2021-2022. Dia langsung menerima target besar, salah satunya adalah membawa Bayern juara Liga Jerman ke-10 kalinya secara beruntun pada musim ini.

Setelah pendahulunya, Hansi Flick, beralih menjadi Pelatih Tim Nasional (Timnas) Jerman, Nagelsmann, yang berusia 34 tahun, menghadapi tantangan terbesar di Bayern.

Julian Nagelsmann diberikan target besar di Bayern Munich (Foto: UEFA)

Dia membuktikan kemampuannya dengan melatih Hoffenheim dan RB Leipzig yang dia bimbing ke semifinal Liga Champions pada 2019/2020. Akan tetapi, ego skuad bertabur bintang, seperti Bayern, ditambah ambisi untuk terus sukses akan menjadi ujian luar biasa baginya.

“Jika saya tak menjuarai apa pun di sini, maka itu salah saya,” kata dia terus terang kepada majalah klub itu, dikutip dari AFF, Jumat (13/8/2021).

BACA JUGA: Bayern Munich Konfirmasi Minati Erling Haaland

Pertandingan kompetitif pertama Bayern adalah bertandang ke markas Borussia Moenchengladbach pada Sabtu 14 Agustus 2021, dini hari WIB.

Nagelsmann masih memburu kemenangan pertamanya bersama Bayern setelah tiga kali kalah dan sekali seri dari empat pertandingan persahabatan pramusim.

"Di Bayern, kesuksesan harus segera tercipta. Lawan-lawan kami akan memburu kami semakin sengit, jadi kami harus siap untuk itu," tegas Oliver Khan, CEO baru klub itu.

“Kami ingin terus menjadi tiga besar di Eropa,” tambah dia meskipun Bayern tersingkir dalam perempatfinal Liga Champions musim lalu.

Julian Nagelsmann diberikan target besar di Bayern Munich (Foto: RB Leipzig)

Sementara itu, Nagelsmann masih menunggu trofi besar pertama sebagai pelatih setelah bekas timnya Leipzig kalah dalam final Piala Jerman musim lalu melawan Borussia Dortmund. Akan tetapi, Nagelsmann memiliki keinginan kuat untuk memenangi segalanya.

"Saya bisa menerima jika saya kadang-kadang kalah. Tapi, ketika saya mulai bisa dikalahkan, saya bukan lagi si pemenang," jelas Nagelsmann, dikutip dari AFP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini