BARCELONA – Setelah menyelesaikan urusan Lionel Messi yang melelahkan dan mengharukan, Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengambil cuti liburan. Dia bertamasya ke daerah wisata Pulau Ibiza yang terkenal liburan mahal.
Laporan Sport, Selasa (10/8/2021), laporta pergi ke Ibiza tidak sendiri. Dia ditemani oleh temannya dan seorang Xavier Puig, direktur sepakbola putri Barcelona.. Di sana dia akan menikmati beberapa hari di laut di atas kapal pesiar, dan menikmati pesta bersama teman-temannya.

Laporta adalah penggemar berat Ibiza dan Costa Brava. Ia sering menghabiskan banyak waktunya di S'Agaro, Cadaques, dan area lainnya. Dia ingin berlibur sebelum musim 2021-2022 dimulai pada pekan ini.
Baca juga: Drama Lionel Messi Berlanjut, Fans Barcelona Coba Hentikan La Pulga ke PSG
Barcelona akan memulai laga perdana Liga Spanyol dengan melawan Real Sociedad. Laga berlangsung di Camp Nou pada Senin 16 Agustus 2021 dini hari WIB. Pertandingan akan menjadi sejarah, karena akan dihadiri oleh para pendukung Barca, namun tanpa Messi.
Baca juga: Lionel Messi Menuju PSG, Bagaimana Nasib Nomor 10 di Barcelona?
Lionel Messi sendiri kabarnya akan berlabuh ke raksasa Liga Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Sejumlah laporan menyebutkan, La Pulga telah menerima tawaran dari Les Parisien, dan tinggal menyelesaikan masalah dokumen.
Messi jika bergabung ke PSG tidak akan menggunakan nomor punggung 10, yang identic dengannya di Barca. Nomor tersebut sudah dipakai oleh Neymar Jr, yang merupakan eks rekan setimnya di Barcelona. Kabarnya, PSG menawarkan Messi nomor 19 atau 30.
Laporta Sudah Berupaya
Joan Laporta mengklaim Barcelona dan Messi telah sepakat untuk melanjutkan kerja sama. Hanya saja, mereka terganjal aturan Liga Spanyol, yang membuat Messi terpaksa pergi dari Camp Nou.
Laporta menyebut bahwa pihaknya sudah ingin mendaftarkan Messi ke La Liga, namun ternyata kontrak baru Messi lebih besar dari salary cap yang mereka dapatkan.

"Masalahnya beban gaji kami besarnya 110 persen dari jumlah pemasukan kami. Jadi kami tidak punya ruang untuk menambah gaji dari tim kami karena peraturan La Liga ini berdasarkan dari aturan Financial Fair Play," kata Laporta dalam konfrensi pers yang disiarkan secara daring dalam akun YouTube resmi klub seperti dikutip Reuters.
Laporta mengaku berat hati mengambil keputusan ini, tetapi dia menegaskan klub harus di atas pemain, sekalipun dia pemain terbaik dunia. Barcelona akhinrya mengambil keputusan berpisah dengan Messi.
"Klub ini usianya lebih dari 100 tahun dan di atas segalanya - bahkan pemain terbaik dunia sekalipun. Kami akan selalu berterima kasih atas segala yang dia lakukan bagi kami. Klub lebih penting dari pada pemain dan presiden."
(Rachmat Fahzry)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.