PRESTON – Pertandingan pramusim Manchester United melawan Preston North End harus batal terselenggara. Hal ini terjadi karena diduga munculnya sebagian kecil kasus yang berkaitan dengan virus Covid-19.
Man United dikabarkan memutuskan untuk membatalkan laga pramusim melawan Preston North End. Laga tersebut sedianya akan berlangsung di Deepdale Stadium pada Sabtu 31 Juli 2021.

Keputusan ini diambil Man United setelah melakukan serangkaian pengujian rutin. Bagi pihak Setan Merah -julukan Man United- pembatalan laga tersebut demi kepentingan bersama.
"Menyusul pengujian rutin kelompok pelatihan tim utama hari ini (Jumat), kami telah mengidentifikasi sejumlah kecil kasus yang diduga positif," bunyi pernyataan Man United, dilansir dari OTB Sports, Jumat (30/7/2021).
BACA JUGA: Solskjaer Sebut Jadon Sancho dan Raphael Varane Akan Bawa Perbedaan Besar untuk Man United
Pertandingan melawan Preston sendiri akan menjadi dual aga terakhir Man United pada masa pramusim 2021-2022 ini. Dalam laga terakhir, Man United dijadwalkan menjamu Everton pada 7 Agustus.
BACA JUGA: Rekrut Sancho hingga Varane, Solskjaer Puas dengan Pergerakan Cepat Man United
Setelah itu, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer akan bersiap untuk mengarungi musim baru. Man United sendiri akan menghadapi Leeds United sebagai lawan pertamanya di Liga Inggris musim 2021-2022.
Manchester United menyebutkan bahwa pertandingan lainnya belum akan dibatalkan. Namun, situasinya bisa saja berubah mengikuti kondisi terkini klub yang bernaung di Old Trafford tersebut.
"Pada tahap ini, kami tidak mengharapkan gangguan lebih lanjut di sekitar pertandingan kami yang akan datang, tetapi kami akan terus mengikuti protokol Liga Inggris dalam hal ini," tambah mereka.
Sebelumnya, Manchester sudah melakukan laga pramusim melawan Brentford pada Rabu 27 Juli 2021. Hasilnya, Setan Merah harus bermain imbang. Solskjaer pun mengakui bahwa hasil itu masih belum maksimal.

"Ya, para pemain yang telah berada di sini bekerja keras, Dan kita dapat melihat manfaat yang mereka dapatkan, tetapi masih ada pemain yang pergi sehingga Anda tidak benar-benar tahu bagaimana mereka, berapa banyak yang telah mereka dapatkan,” ujar Solskjaer.
“Setiap tahun ketika ada kejuaraan (internasional), itu adalah musim panas yang sulit, tetapi kami akan bekerja dengan para pemain ketika mereka kembali,” tukasnya
(Djanti Virantika)