Chelsea Tumbang, Tuchel: Itu Bukan Kemenangan Pantas untuk Arsenal

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 13 Mei 2021 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 13 45 2409878 chelsea-tumbang-tuchel-itu-bukan-kemenangan-pantas-untuk-arsenal-VXNks25YrJ.JPG Thomas Tuchel (Foto: Reuters)

LONDON – Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, mengaku kecewa dengan kekalahan yang dialami timnya saat menjamu Arsenal pada pekan ke-36 Liga Inggris 2020-2021. Bermain di Stamford Bridge, Kamis (13/5/2021) dini hari WIB, Chelsea menyerah dengan skor 0-1.

Kekalahan itu pun membuat Tuchel merasa geram. Bahkan mantan pelatih Paris Saint-Germain (PSG) itu menyebut Arsenal tidak pantas meraih kemenangan tersebut.

Chelsea vs Arsenal

Pada laga tersebut, penggawa Arsenal, Emile Smith Rowe menjadi pembunuh Chelsea lewat satu gol yang dicetak di menit 16. Sayangnya, Chelsea tak mampu membalasnya hingga akhirnya menelan kekalahan di kandang sendiri.

Baca juga Chelsea Kalah dari Arsenal, Tuchel Menyesal Rotasi Pemain

Tuchel pun merasa kesal dan menyebut Arsenal meraih kemenangan dengan cara beruntung. Apalagi berkat kekalahan tersebut, Chelsea juga masih-masih harap cemas untuk memastikan tempat di babak delapan besar.

Baca juga Arsenal Curi Tiga Poin dari Markas Chelsea

“Anda dapat mengatakan sekarang bahwa ini adalah kemenangan yang benar-benar beruntung dan tidak ada yang bisa membantahnya, karena itu bukan kemenangan pantas untuk Arsenal,” ungkap Tuchel, mengutip dari Goal, Kamis (13/5/2021).

Meski begitu, Tuchel juga harus menerima kenyataan bahwa timnya bermain buruk. Ia mengakui skuadnya juga tidak memiliki kemampuan untuk meraih kemenangan, karena kurangnya kecepatan dan agresivitas.

“Tetapi, saya tidak ingin berkomentar lebih lanjut ke sana karena kami kekurangan energi dan fokus yang tepat, jadi kami juga tidak pantas mendapatkannya,” sambung Tuchel.

Pada sisi lain, Tuchel juga menyesal telah merombak skuadnya untuk melawan Arsenal. Pelatih berpaspor Jerman itu pun mengistirahatkan beberapa pemain utamanya dengan tujuan untuk melakukan rotasi.

Thomas Tuchel

Sayangnya keputusan tersebut menjadi salah dan berakibat fatal. Namun, Tuchel juga tidak bisa berbuat apa-apa karena merotasi pemain menjadi cara terakhir demi menjaga kebugaran para pemain jelang akhir musim yang menentukan.

“Ini bukanlah cara kami melakukan pendekatan karena Anda dihukum. Sulit untuk diterima, ini sulit. Tetapi tidak ada cara lain,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini