Penyerang Arema FC Dedik Setiawan Jadi Atlet Pertama Penerima Vaksin Covid-19

Avirista Midaada, Jurnalis · Sabtu 30 Januari 2021 23:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 30 49 2353717 penyerang-arema-fc-dedik-setiawan-jadi-atlet-pertama-penerima-vaksin-covid-19-xTFi4RTUEv.jpg Dedik Setiawan setelah disuntik vaksin Covid-19 (Foto: Okezone/Avirista Midaada)

MALANG - Penyerang Arema FC, Dedik Setiawan, akhirnya mendapat vaksinasi Covid-19. Ia menjadi atlet pertama di Indonesia yang disuntik vaksin Sinovac buatan China.

Pemain berusia 26 tahun ini menjadi salah satu dari 13 orang yang disuntik vaksin Covid-19. Dedik bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Malang divaksinasi Covid-19 di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen pada Sabtu (30/1/2021).

Usai divaksin Dedik Setiawan mengungkapkan rasa bangga dan kehormatannya telah diberi kesempatan menjadi penerima vaksin Covid-19 tahap pertama.

"Saya merasa bangga menjadi bagian orang pertama yang di Vaksinasi Cinovac hari ini," kata Dedik Setiawan di Pendopo Kepanjen kepada wartawan. 

Baca juga: Wali Kota Surabaya Kembali Izinkan Persebaya Gunakan Stadion Gelora Bung Tomo 

Dedik Setiawan mengikuti vaksinasi Covid-19 (Foto: Okezone/Avirista Midaada)

Dedik berharap Pandemi segera berakhir di tambah adanya Vaksin Cinovac ini menambah semangat baru bagi semua khususnya sepak bola.

"Harapannya pandemi ini segera usai dan kompetesi di mulai lagi, dengan di bukanya kembali kompetisi akan kembali menggairahkan dunia persepakbolaan kita setelah mati suri," ucap pemain kelahiran 27 Juni 1993 itu.

Dedik pun mengajak masyarakat di Kabupaten Malang dan di Indonesia pada umumnya tak takut akan vaksin Covid-19 yang telah diprogramkan pemerintah.

"Jangan takut divaksin, mungkin ini vaksin itu bisa jadi obat. Supaya mencegah dari covid-19, sehingga kekebalan tubuh kita semakin kuat. Insya Allah kalau kuat aman dari covid-19," katanya.

Dirinya mengaku meski tak ada kompetisi Liga 1 akibat adanya pandemi Covid-19 tak membuatnya berhenti berlatih. Pihaknya juga terus menjaga kebugaran tubuh dengan pantauan staf kepelatihan Singo Edan - julukan Arema FC.

"Saya walaupun pada saat Pandemi, tetap menjaga kesehatan dan latihan tim tetap di laksanakan," terang Dedik Setiawan.

Terlebih saat ini pemain berusia 26 tahun ini masih dalam pemulihan dari cedera putus otot ligamen dan harus menjalani operasi di lutut kakinya.

"Walaupun dalam pemulihan usai menjalani operasi, namun saya tetap menjaga latihan bersama tim Arema FC," tukasnya.

Sebagai informasi Dedik Setiawan menjadi satu dari 13 orang di Kabupaten Malang yang disuntik vaksin Sinovac pertama. Selain Dedik Setiawan, ada nama jajaran Forkopimda Kabupaten Malang hingga tokoh agama.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini