3. Jordi Cruyff
Menjadi putra seorang pemain legendaris, Johan Cruyff membuat tekanan bagi Jordi. Dia tahu embel-embel nama bapaknya membuat orang berekspektasi dia akan memiliki kehebatan seperti Johan Cruyff.
Sir Alex Ferguson mendatangkan Jordi Cruyff dari Barcelona pada 1996 silam. Kedatangannya saat masa keemasan Class of 92 sedang mendominasi skuad Setan Merah.

Awalnya, ia terbukti bisa menjadi pemain inti, namun karena cedera yang terus berulan membuat Jordi Cruyff keluar dari skuad utama. Cruyff hanya membuat 57 penampilan dan hanya mencetak delapan gol untuk Manchester United antara 1996 dan 2000.
2. Javier Hernandez
Javier Hernandez bermain apik saat baru bergabun dengan Man United. Dia mencetak dua gol saat membantu timnya mengatasi Chelsea di pertandingan Community Shield dengan skor 3-1.
Namun melihat grafik penampilan Chicharito, mulai menurun setelah Van Persie datang. Hernandez berkali-kali menjadi pemain pengganti yang berhasil mengubah permainan Manchester United. Namanya pun melekat menjadu super-sub. Hernandes akhirnya meninggalkan Old Trafford untuk bergabung dengan Bayer Leverkusen pada 2015.