MANCHESTER – Manchester United akhirnya bersuara terkait hukuman yang diterima Edinson Cavani dari Federasi Sepakbola Inggris (FA). Sang striker harus menerima denda dan skors tiga pertandingan akibat unggahan bernada rasisme.
Sebelumnya, Cavani dianggap melakukan tindakan rasisme setelah mengunggah Insta Stories yang menyertakan kata-kata tidak pantas. Unggahan tersebut dibuat oleh Cavani saat sukses mengantarkan Man United meraih kemenangan 3-2 atas Southampton.
Kala itu, Cavani mencoba membalas salah satu pujian dengan menuliskan kata-kata Gracias Negrito. Kemudian kata Negrito dianggap sebagai sebuah penghinaan karena memiliki arti kulit hitam kecil. Meski telah meminta maaf dan menghapus unggahan tersebut, tetapi FA tetap menyelidiki kasus itu.
Alhasil, Cavani kemudian mendapat skors selama tiga pertandingan dan denda 100 juta pounds (sekira Rp1,9 miliar). Ada pun tiga pertandingan yang akan dilewatkan oleh Cavani adalah melawan Aston Villa (Liga Inggris), Manchester City (semifinal Piala Liga Inggris), dan Watford (babak ketiga Piala FA).
Baca juga Rasis, Penyerang Man United Edinson Cavani Dihukum FA
Setelah hukuman tersebut disampaikan FA, Man United pun mencoba menerima hal tersebut. Namun, pihak klub menegaskan bahwa Cavani tidak ada niat untuk membuat kata-kata rasisme. Sebab, kata Negrito yang dimaksud Cavani adalah panggilan penuh rasa sayang kepada temannya tersebut.
“Seperti yang telah ia katakan, Edinson Cavani tidak menyadari bahwa kata-katanya dapat disalahartikan dan ia dengan tulus meminta maaf atas unggahan tersebut kepada siapa pun yang tersinggung,” ungkap Cavani, mengutip dari laman resmi Man United, Jumat (1/1/2021).