Pelatih Persib Dukung Pembatalan Piala Dunia U-20 2021, Kenapa?

Antara, Jurnalis · Selasa 29 Desember 2020 16:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 29 51 2335793 pelatih-persib-dukung-pembatalan-piala-dunia-u-20-2021-kenapa-iSm5VrTZwb.jpg Robert Rene Alberts saat berlatih panas. (Foto: Persib.co.id/Gregorius A.K)

BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, mendukung penuh pembatalan Piala Dunia U-20 2021. Juru taktik asal Belanda itu menilai, pembatalan merupakan langkah yang bijak mengingat kondisi dunia saat ini masih belum stabil akibat pandemi COVID-19.

"Kita melihat situasi di dunia, banyak perjalanan yang ditutup dari satu negara ke negara lainnya. Lalu, banyak pertandingan yang tidak bisa digelar tanpa penonton, dalam artian stadion terpaksa kosong," ujar Robert dikutip dari laman resmi Persib, Selasa (29/12/2020).

Robert Rene

(Pelatih Persib, Robert Rene Alberts)

"Selain itu, melihat sepakbola Indonesia yang masih belum ada kepastian karena pandemi COVID-19, saya rasa ini adalah sebuah keputusan yang bijak untuk membatalkan Piala Dunia U-20," kata dia menambahkan.

Menurutnya, gelaran sebuah turnamen dan kompetisi sepakbola sangat bergantung kepada kesiapan negaranya, termasuk dalam menangani pandemi COVID-19.

Kondisi itu bisa bercermin kepada liga-liga di Eropa maupun di negara Asia lainnya yang bisa menggerakkan roda kompetisi meski dalam situasi terbatas. Salah satu indikator mengapa negara-negara di Eropa bisa menggelar, karena pemerintah setempat mampu menekan laju penularan COVID-19.

"Tapi biar bagaimanapun jika kita melihat dunia, mereka bermain sepakbola di mana-mana. Itu barangkali tergantung di negara mana sepakbola itu digelar. Realitanya kita belum bisa melihat Piala Dunia tahun depan di Indonesia dan kita harus menerima keputusan itu," kata dia.

BACA JUGA: Piala Dunia U-20 2021 Dibatalkan, PSSI Minta TC Jangka Panjang Timnas Indonesia U-19 Terus Berjalan

Meski begitu, Robert berharap FIFA juga menelurkan kebijakan yang ideal mengenai peraturan batas usia jika turnamen ini diselenggarakan pada tahun 2023. Contoh yang paling dekat yakni Timnas Indonesia U-19.

Para pemain Garuda Nusantara mayoritas sudah tak bisa lagi tampil di ajang Piala Dunia 2023, karena sudah melewati batas usia. Hanya tiga pemain yang kemungkinan masih bisa ikut dalam turnamen akbar tersebut yakni Kakang Rudianto, Erlangga Setyo, dan Alfriyanto Nico Saputro.

Kakang Rudianto

(Kakang masih bisa bela Timnas Indonesia U-19 di Piala Dunia U-20 2023)

Paling dikhawatirkan, kata Robert, penundaan ini mempengaruhi mental pemain yang sudah tak bisa tampil di Piala Dunia. Apalagi mereka telah melakukan latihan keras sejak setahun lalu dan berharap bisa tampil di Piala Dunia U-20.

"Menarik untuk dinantikan mengenai peraturan usia jika Piala Dunia itu digelar tahun 2023. Karena banyak pemain muda yang bercita-cita untuk membela Indonesia di ajang Piala Dunia usia muda," kata dia.

"Saya sangat berharap ada keputusan yang bijak mengenai hal ini, bila memungkinkan untuk menambah batas usia maksimal. Karena seperti yang kita tahu, sebelumnya sudah ada tim yang benar-benar mempersiapkan Piala Dunia ini sebelum mereka mendapatkan kabar penundaan," tutup pelatih yang membawa Arema juara Liga Indonesia 2009-2010 tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini