FIRENZE – Grande partita akan mewarnai pekan 14 Liga Italia 2020-2021 antara Juventus vs Fiorentina di Stadion Allianz, Rabu 23 Desember dini hari WIB. Juru taktik La Viola, Cesare Prandelli, bertekad menorehkan noda pada sang juara bertahan dengan memberi kekalahan perdana.
Masa transisi yang dialami Juventus bersama pelatih anyar Andrea Pirlo tidak berlangsung mulus. Si Nyonya Tua memang belum pernah kalah dari 13 partai yang digelar di Liga Italia 2020-2021. Akan tetapi, mereka hanya mampu memetik tujuh kemenangan dan enam imbang.
Hal yang sama dialami Fiorentina. Sejak berganti pelatih dari Giuseppe Iachini ke Cesare Prandelli, mereka belum pernah meraih kemenangan pada lima laga terakhir di Serie A. Fiorentina hanya bisa imbang tiga kali dan dua kali menelan kekalahan.
Baca juga: Soal Mentalitas, Tak Ada Pemain yang Bisa Saingi Ronaldo

Namun, hal itu tidak memupus optimisme Cesare Prandelli. Pria asal Italia itu paham betul pantang menyerah sebelum pertandingan digelar. Apalagi, Fiorentina akan menghadapi salah satu rival berat mereka di Serie A. Karena itu, ia mengobarkan tekad untuk meraih minimal satu angka.
“Untuk mengalahkan tim hebat, Anda tidak boleh hanya memperhatikan detail, tetapi juga harus memanfaatkan setiap kesempatan yang didapat. Jika kami memulai dengan mentalitas ini, kami akan memainkan pertandingan yang bagus,” papar Cesare Prandelli, dilansir dari Football Italia, Selasa (22/12/2020).
“Saya sudah melihat mentalitas dan gairah itu di beberapa pertandingan terakhir. Kami harus menjaganya dengan baik. Ketika ada kesempatan menyerang, kami butuh kepastian. Kami siap secara mental. Saya yakin kami bisa membidik raihan angka besok,” imbuh pria berusia 63 tahun itu.
Selain laga sarat rivalitas, Juventus vs Fiorentina akan menjadi ajang reuni bagi Federico Chiesa. Pemain yang bernomor punggung 22 itu baru saja menyeberang dari Firenze ke Turin pada musim panas 2020. Cesare Prandelli paham betul putra dari Enrico Chiesa itu sangat berbahaya.
“Saya takut kepada pemain-pemain Juventus, termasuk Chiesa. Mereka sangat menakutkan ketika menyerang,” tutup mantan pelatih AS Roma itu.
Walau berstatus underdog, Fiorentina sejatinya tidak perlu khawatir. Juventus sendiri hanya mampu memetik tiga kemenangan dalam lima laga terakhir di Liga Italia. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan bahkan bisa diimbangi tamunya dua kali dari enam partai kandang di Serie A musim ini.
Pun begitu, mereka dihadang pada rekor buruk dalam lima laga tandang terakhir ke markas Juventus. Fiorentina selalu menelan kekalahan dari lima kunjungan terakhir! Kemenangan terakhir yang diraih Fiorentina di Turin, terjadi sudah cukup lama, yakni 2 Maret 2008 dengan skor tipis 3-2.
(Ramdani Bur)