SEPAKBOLA merupakan olahraga yang dimainkan oleh 11 orang dalam satu tim. Salah satu pemain yang memiliki peran paling penting di dalam sebuah tim adalah penyerang tengah (center forward) atau yang biasa dikenal dengan sebutan striker.
Sesuai dengan namanya, penyerang tengah ditempatkan di posisi terdepan dalam susunan formasi. Maka dari itu, mereka juga biasa disebut dengan ujung tombak. Karena, tugas utama seorang striker adalah menjebol gawang lawan.
Karena tugasnya tersebut, seorang striker biasanya tidak mesti melakukan banyak pergerakan seperti halnya bek dan gelandang. Mereka bahkan tak diwajibkan untuk membantu pertahanan ketika tim yang dibela sedang diserang lawan.
Baca juga: Fungsi dan Tugas Goal Keeper dalam Sepakbola

Hal ini bertujuan agar ketika bola berhasil direbut dan timnya melancarkan serangan balik, sang striker sudah berada di posisi yang siap untuk menyerbu wilayah lawan yang minim pertahanan. Sehingga, peluang untuk mencetak gol menjadi lebih besar.
Maka dari itu, seorang striker harus memiliki insting mencetak gol dan penempatan posisi yang baik. Salah satu contoh striker bertipe klasik sebagaimana yang telah disebutkan di atas adalah legenda AC Milan, Filippo Inzaghi.
Inzaghi merupakan pemain yang tidak memiliki skill dribel yang bagus. Ia bahkan tak punya kemampuan menggocek sebagaimana penyerang top lainnya. Akan tetapi, Inzaghi selalu memanfaatkan peluang yang didapat dengan baik untuk menjadi gol.