Mantan Pelatih Timnas Argentina Alejandro Sabella Meninggal Dunia

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 09 Desember 2020 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 09 51 2324577 mantan-pelatih-timnas-argentina-alejandro-sabella-meninggal-dunia-2ppaFeAgtF.JPG Alejandro Sabella meninggal dunia (Foto: Reuters/Jason Cairnduff)

BUENOS AIRES – Kabar buruk kembali datang dari dunia sepakbola Argentina. Eks pelatih Albiceleste, Alejandro Sabella, meninggal dunia pada Selasa 8 Desember 2020 siang waktu setempat. Juru taktik Tim Tango di Piala Dunia 2014 itu wafat usai berjuang melawan penyakitnya.

Dilansir dari Goal, Rabu (9/12/2020), Alejandro Sabella masuk rumah sakit sejak 26 November guna menjalani perawatan jantung darurat. Menariknya, ia dirawat tepat sehari ketika Diego Armando Maradona meninggal dunia di Tigre.

Kondisi Alejandro Sabella sempat membaik. Tubuhnya merespons dengan baik setiap tindakan yang dilakukan tim medis. Namun, kondisinya justru memburuk setelah mengalami infeksi. Ia harus menjalani perawatan intensif selama dua pekan di klinik pribadi di Belgrano, Buenos Aires.

Baca juga: Maradona Bakal Terpampang di Uang Kertas Argentina

Alejandro Sabella mengasuh Timnas Argentina di Piala Dunia 2014

Setelah dua pekan, kondisi Alejandro Sabella kian memburuk pada Selasa 8 Desember 2020. Dokter terpaksa memasang alat bantu pernafasan setelah sang pasien tidak bisa bernafas dengan normal. Setelah berjuang keras, Alejandro Sabella meninggal dunia pada siang waktu setempat.

“Federasi Sepakbola Argentina dengan penuh rasa sedih menyampaikan kabar meninggalnya Alejandro Sabella. Kami menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga dan kerabat yang ditinggalkan,” bunyi pernyataan resmi AFA.

Sempat terdaftar sebagai salah satu mahasiswa di University of Buenos Aires’ Law School, Alejandro Sabella muda malah memilih karier sebagai pesepakbola. Kariernya diawali bersama River Plate di mana Alejandro Sabella mencatatkan lebih dari 100 kali penampilan pada dekade 1970 dan memenangi tiga trofi liga.

Setelah itu, ia merasakan bagaimana kerasnya sepakbola Inggris dengan bergabung ke Sheffield United pada 1978. Menariknya, Sheffield United saat itu hendak merekrut Diego Maradona, tetapi harganya terlalu mahal, sehingga menggaet Alejandro Sabella.

Seusai pensiun pada akhir dekade 1980, Alejandro Sabella memulai karier sebagai asisten pelatih Daniel Passarella. Ia selalu mengikuti Passarella saat menangani Timnas Argentina dan Uruguay. Begitu juga saat Daniel Passarella ditunjuk menangani klub Monterrey dan Corinthians.

Alejandro Sabella menendang bola (Foto: Reuters/Lee Smith)

Namanya semakin harum setelah membawa Estudiantes menjuarai Copa Libertadores pada 2009. Setelah itu, Alejandro Sabella ditunjuk sebagai Pelatih Timnas Argentina pada 2011 untuk menggantikan Sergio Batista yang dilengserkan AFA.

Ia menjadi pelatih pertama yang membawa Timnas Argentina melaju hingga Final Piala Dunia pada 2014 di Brasil. Itu merupakan final pertama bagi Argentina setelah terakhir kali pada 1990 di Italia. Selamat jalan Alejandro Sabella.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini