Sekitar sebulan lalu Maradona merayakan ulang tahunnya yang ke-60. Sebuah papan reklame sepanjang 100 meter didirikan untuk menghormatinya di pusat Buenos Aires.
Mengenai sepak terjang gelandang penyerang itu, seorang penggemarnya, Pablo Fernandez, berkomentar. “Banyak yang mengkritik kehidupan pribadinya. Diego berarti sepak bola. Dia merupakan kehidupan. Dia itu segalanya. Dengan kehidupan pribadinya dia bisa melakukan apapun yang diinginkannya, tapi dia juga telah memberi kita segalanya. Dia itu yang terhebat di dunia. Dia adalah hal terhebat yang pernah kita miliki.”
Kehidupan Maradona di luar sepak bola kerap menuai kritik sengit, seperti dikatakan oleh Slava Malamud.
“Hal-hal yang terjadi padanya kemudian, dengan narkoba, alkohol, bersenang-senang dengan para diktator dan tokoh-tokoh yang tidak menyenangkan di seluruh dunia. Itu semua adalah kegagalannya yang muncul kemudian sebagai seorang anak manusia. Padahal jika dia hanya menjadi orang yang melakukan apa yang dicintainya, dia mampu mengurangi hal-hal buruk itu dan dia mampu menunjukkan kepada dunia bakatnya yang sebenarnya. Ketika dia dipaksa untuk berhenti melakukan apa yang dicintainya, semua hal buruk itu kemudian muncul. Saya harap bukan hal-hal buruk itu yang akan dikenang orang tentang dirinya.”
Ketika para penggemarnya di Argentina dan seluruh dunia berduka atas kepergian Maradona, Presiden Argentina Alberto Fernandez menyatakan tiga hari berkabung nasional di negara itu.
(Widi Agustian)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.