5 Pesepakbola yang Bangkit dari Kemiskinan, Nomor 1 Jadi Pemain Terbaik Dunia

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 51 2312798 5-pesepakbola-yang-bangkit-dari-kemiskinan-nomor-1-jadi-pemain-terbaik-dunia-WOroyDlEF1.jpg Cristiano Ronaldo (Foto: Twitter/@cristiano)

PESEPAKBOLA mendapatkan kekayaan berkat penampilan apik mereka di atas lapangan hijau. Hal itu mungkin tidak pernah terbanyangkan bagi beberapa pesepakbola karena kehidupan masa kecil mereka akrab dengan kemiskinan.

Namun, bakat sepakbola mengubah kehidupan mereka 360 derajat. Berikut lima pesepabola yang bangkit dari kemiskinan, mengutip dari Sportskeeda, Jumat (20/11/2020).

5. Frank Ribery

Frank Ribery (Foto: Sportskeeda)

Frank Ribery lahir pada 7 April 1983 di Boulogne-sur-Mer, Utara Prancis. Ribery tumbuh dan besar di salah satu lingkungan miskin di Boulogne-sur-Mer. Kehidupan Ribery kecil tidaklah seindah banyangan orang-orang.

Namun, sepakbola mengubah kehidupan Ribery. Bakat sepakbola pemain berumur 37 tahun membawanya membela klub-klub besar Eropa, seperti Galatasaray, Marseille, Bayern Munich, dan Fiorentina. Karier terbaik Ribery terukir saat membela Bayern (2007-2019).

4. Angel Di Maria

Angel Di Maria (Foto: Laman resmi UEFA)

Angel Di Maria bersahabat dengan kemiskinan saat masih kecil. Di Maria tumbuh di kota Pedriel di Mendoza, Argentina Barat. Dia bersama kedua saudara perempuannya, Vanesa dan Evelyn, membantu ekonomi keluarga dengan bekerja di tempat pembuatan batu bara lokal.

Masa lalu memotivasi Di Maria untuk sukses di dunia sepakbola. Perlahan-lahan Di Maria mulai menata kariernya. Perjalanan pun memawa pemain berumur 32 tahun itu membela Real Madrid (2010-2014) yang membesarkan namanya. Di Maria kini bermain untuk Paris Saint-Germain (PSG) sejak 2015. Di Maria kini tidak kekurangan apapun dalam hal materi.

3. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic (Foto: Twitter/@acmilan)

Zlatan Ibrahimovic lahir 39 tahun lalu di Rosengard, Swedia. Kehidupan Ibrahimovic cukup sulit saat itu. Keadaan memburuk saat kedua orang tua Ibrahimovic berpisah ketika dirinya berumur dua tahun. Keadaan bahkan memaksa Ibrahimovic kecil untuk mencuri.

Namun, segala kesulitan itu tidak dirasakan Ibrahimovic lagi sekarang. Perjalanan Ibrahimovic di dunia sepakbola membuatnya mempunyai segala hal yang sewaktu kecil tidak dimiliki. Sejak pertengahan musim lalu, Ibrahimovic bermain untuk AC Milan.

2. Luis Suarez

Luis Suarez (Foto: Reuters/Javier Barbancho)

Luis Suarez besar dan tumbuh di Salto, Uruguay. Suarez telah tertarik pada sepakbola sejak kecil, tetapi dia tidak memiliki sepatu untuk bermain. Meski kehidupan Suarez saat itu cukup sulit, dia tidak menyerah.

Kelihaian bermain si kulit bundar membantu Suarez menapaki tangga kesuksesan. Pemain berumur 33 tahun itu telah membela banyak klub besar Eropa, seperti Ajax Amsterdam, Liverpool, dan Barcelona. Setelah meninggalkan Barcelona pada akhir musim lalu, Suarez kini membuka lembaran baru bersama Atletico Madrid.

1. Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo (Foto: Reuters/Rafael Marchante)

Cristiano Ronaldo menghabiskan masa kecilnya di Funchal, Kepulauan Madeira, Portugal. Kehidupan Ronaldo kecil tidaklah bergelimang harta, tetapi akrab dengan kemiskinan.

Kemiskinan bahkan hampir membuat sang Ibu mengugurkan Ronaldo saat masih di dalam kandungan. Akan tetapi, Ibu Ronaldo tidak melakukan tindakan kejam tersebut. Ronaldo pun dibesarkan hingga menjadi pesepakbola hebat seperti sekarang.

Prestasi Ronaldo di dunia sepakbola berbicara sendiri untuk dirinya. Ronaldo adalah salah satu pemain terhebat dalam sejarah sepakbola dunia.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini