5 Pemain Sepakbola yang Meninggal di Lapangan, Nomor 1 dari Indonesia

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 19 November 2020 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 19 51 2312584 5-pemain-sepakbola-yang-meninggal-di-lapangan-nomor-1-dari-indonesia-pMXbPYCYzo.jpg Puerta saat mendapat tekel dari bek Getafe, Cosmin Contra. (Foto: REUTERS)

SEPAKBOLA merupakan olahraga yang keras. Benturan antarpemain merupakan hal yang lazim di dunia si kulit bulat. Tak jarang, benturan itu menyebabkan pemain sepakbola harus meninggal dunia di atas lapangan hijau.

Selain karena benturan fisik, serangan jantung kerap jadi penyebab pesepakbola kehilangan nyawanya. Lantas, siapa saja pemain sepakbola yang meninggal di lapangan?

Berikut 5 pemain sepakbola yang meninggal di lapangan:

Infografis Penalti

5. Marc-Vivien Foe

Marc Vivien Voe

Marc-Viven Foe meninggal di usia 28 tahun. Ia meninggal ketika membela Timnas Kamerun kontra Kolombia di semifinal Piala Konfederasi 2003. Ketika pertandingan memasuki menit 72, Marc-Vivien Foe tiba-tiba tidak sadarkan diri.

Tim medis yang berada di pinggir lapangan langsung masuk dan mencoba menyelamatkan nyawa mantan gelandang Manchester City tersebut. Sayangnya setelah menjalani perawatan medis selama 45 menit, nyawa gelandang bertinggi badan 188 sentimeter itu tak dapat diselamatkan.

4. Phil O’Donnell

Phil Odonnell

Phil O’Donnel meninggal di usia 35 tahun pada Desember 2007. Ketika itu, ia meninggal ketika berjalan ke pinggir lapangan, atau ketika hendak digantikan Marc Fitzpatrick.

BACA JUGA: 5 Pesepakbola Prancis yang Putuskan Jadi Mualaf

Hanya saja, mantan kapten Motherwell itu tiba-tiba terjatuh. Phil O’Donnell sempat dirawat selama lima menit di lapangan sebelum dibawa ke Rumah Sakit. Hanya saja, tak lama kemudian pihak klub mengonfirmasi nyawa Phil O’Donnell tidak terselamatkan.

3. Daniel Jarque

Daniel Jarque

Daniel Jarque memang meninggal dunia di kamar hotelnya akibat serangan jantung pada Sabtu 5 Agustus 2009. Namun, disinyalir Daniel Jarque meninggal karena jantungnya tak sanggup lagi menahan latihan keras yang ia jalani.

Sekadar informasi, Espanyol selaku klub Daniel Jarque saat itu sedang menjalani pemusatan latihan di Italia. Kepergian Daniel Jarque pun menyakiti hati sejumlah pesepakbola dunia, salah satunya Andres Iniesta. Bahkan Iniesta memberikan tribute kepada Daniel Jarque setelah mencetak gol kemenangan 1-0 Spanyol atas Belanda di final Piala Dunia 2010.

2. Antonio Puerta

Puerta

Sama seperti Jarque, Antonio Puerta meninggal dunia akibat serangan jantung. Ia tiba-tiba terjatuh di menit ke-35 laga Sevilla vs Getafe pada Sabtu 25 Agustus 2007. Saat itu, Puerta masih sanggup bangun dan berjalan seperti biasa.

Hanya saja setibanya di rumah sakit, kondisi Puerta memburuk. Setelah tak sadarkan diri selama tiga hari, Puerta dinyatakan meninggal dunia pada Selasa 28 Agustus 2007.

1. Choirul Huda

Choirul Huda

Choirul Huda bisa dibilang one man club. Sebab, semenjak berkarier sebagai pesepakbola profesional pada 1999 hingga meninggal dunia pada 2017, hanya Persela Lamongan yang ia bela. Meski mendapatkan banyak tawaran dari banyak klub, namun Choirul Huda memilih bertahan bersama klub yang bermarkas di Stadion Surajaya, Lamongan tersebut.

Petaka menimpa Choirul Huda pada Minggu 15 Oktober 2017. Saat itu, secara tidak sengaja kaki bek Persela Ramon Rodrigues menabrak tulang rusuk Choirul Huda yang hendak mengamankan si kulit bulat.

Saat itu, maksud Ramon Rodrigues adalah menutup pergerakan penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento. Namun, tabrakan antara dirinya dengan Choirul Huda justru tidak terhindarkan.

Setelah itu, Choirul Huda sempat mendapat perawatan medis di lapangan dengan alat bantu pernapasan. Sayangnya, nyawa kiper berusia 38 tahun itu tak tertolong lantaran mengalami cedera serius di bagian dadanya saat di rumah sakit.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini