Positif Covid-19, Mo Salah Seharusnya Tidak Hadiri Pernikahan Adik

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 07:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 51 2311373 positif-covid-19-mo-salah-seharusnya-tidak-hadiri-pernikahan-adik-QpeU0J4sZZ.JPG Mohamed Salah jalani isolasi mandiri (Foto: Reuters/Phil Noble)

KAIRO – Kasus positif Covid-19 yang menimpa Mohamed Salah terus menjadi perbincangan. Mantan peneyerang Tim Nasional (Timnas) Mesir, Ahmed Hossam ‘Mido’, menuding juniornya itu harus bertanggung jawab atas kesalahan yang dibuatnya sendiri dengan menghadiri pernikahan sang adik.

Seperti diketahui, kabar mengenai Mohamed Salah itu pertama kali muncul pada Jumat 13 November 2020 malam WIB. Hasil tes menunjukkan, pemain berusia 28 tahun itu positif Covid-19. Akibatnya, The Egyptian King dicoret dari Timnas Mesir yang tengah mempersiapkan diri untuk Kualifikasi Piala Afrika.

Penyebab pemain berusia 28 tahun itu terpapar Covid-19 lantas ditelusuri. Ternyata, Mo Salah sempat menghadiri resepsi pernikahan adiknya di Nagrig, Mesir, pada awal pekan ini. Kuat dugaan, ia tertular virus Corona dari acara tersebut.

Baca juga: Dokter Tidak Menampik Kemungkinan Mohamed Salah Terpapar Covid-19 di Pernikahan Adiknya

Mohamed Salah berada di kerumunan (Foto: Youtube/Elprince)

Salah satu indikasinya adalah terjadi kerumuman orang di pesta pernikahan. Menurut Mido, Mohamed Salah sudah melakukan sebuah kesalahan besar. Kehadiran pada pesta pernikahan adik itu sudah menunjukkan kelalaian luar biasa di tengah upaya mencegah paparan virus Corona.

“Saya pasti akan diserang karena berkata seperti ini. Mohamed Salah melakukan kesalahan besar karena menghadiri pernikahan adiknya. Itu menunjukkan kelalaian terhadap aturan-aturan yang ditegakkan untuk mencegah Covid-19,” ujar Ahmed Hossam Mido, dikutip dari Goal, Rabu (18/11/2020).

“Kelalaian itu menyebabkan Timnas Mesir kehilangan pemain penting dan juga membuat kesehatan rekan setimnya dalam risiko. Dia seharusnya tidak hadir pada pernikahan adiknya. Pernikahan itu dihadiri lebih dari 800 orang dan setengahnya dibiarkan memeluk serta mencium Salah,” imbuh eks penyerang Tottenham Hotspur itu.

Teori serupa diungkapkan Dokter Timnas Mesir Mohamed Abou Elela. Ia tidak menampik kemungkinan Mohamed Salah tertular saat menghadiri pernikahan adiknya. Sementara pendapat berbeda disampaikan oleh Wali Kota Nagrig, Maher Shtayyeh.

Menurutnya, apa yang dikatakan di media adalah salah. Ia yakin Mo Salah bertindak cukup hati-hati selama resepsi pernikahan yang berlangsung satu jam itu.

“Apa yang dikatakan itu adalah palsu. Tidak mungkin ‘kan memeluk seseorang lima kali di acara pernikahan yang sama,” bela Maher Shtayyeh.

“Juga, Salah sangat hati-hati selama acara itu. Dia tidak pernah melepas maskernya kecuali saat berfoto. Salah sedang baik-baik saja sekarang, dia tidak menunjukkan gejala apa pun. Saya sudah berbicara dengan ayah dan pamannya,” imbuh lelaki itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini