NAMA besar seorang pelatih bukan jaminan bebas dari palu pemecatan di dunia sepakbola. Dalam satu dekade terakhir, amat sulit melihat seorang pelatih/manajer yang mampu bercokol lama di sebuah klub seperti Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger.
Ketidaksabaran dari para pemilik/direksi klub menjadi penyebab utama. Investasi dalam jumlah besar, harus kembali dalam bentuk prestasi di lapangan atau bahkan keuntungan di neraca keuangan. Maka, sekali saja pencapaian tim tidak sesuai target, kursi pelatih rawan bergoyang.
Kondisi musim ini tidak jauh berbeda. Berikut ada lima orang pelatih hebat yang terancam menganggur pada musim 2020-2021, disadur dari Sportskeeda, Minggu (15/11/2020).
Baca juga: Phillip Cocu Dipecat Derby County, Wayne Rooney Punya Peran Baru
5. Antonio Conte – Inter Milan

Gaji sebesar 12,5 juta Euro (setara Rp209 miliar) yang diberikan Inter Milan per tahun, tentu membuahkan tuntutan yang tinggi. Belum lagi, manajemen sudah mengabulkan permintaan untuk mendatangkan pemain-pemain berkualitas guna menambah kedalaman skuad.
Sayangnya, sejauh ini Inter Milan gagal berprestasi di Liga Italia dan Liga Champions 2020-2021. Di Serie A, Nerazzurri berada di peringkat tujuh dengan nilai 12 dari tujuh pekan. Sedangkan Liga Champions saat ini terbenam di dasar klasemen grup. Jika tidak segera memperbaiki penampilan, Antonio Conte harus siap-siap menganggur.
4. Andrea Pirlo – Juventus
Sosok yang satu ini sebetulnya menampilkan kilasan potensi bersama Juventus. Sayangnya, klub sebesar Si Nyonya Tua terkadang tidak memberi waktu lama bagi seorang pelatih. Menghadirkan trofi pun bukan jaminan untuk tetap berada di kursi pelatih.
Andrea Pirlo tahu betul soal itu. Sekali pun ini adalah debutnya sebagai pelatih, Manajemen Juventus bisa saja memecatnya kapan pun. Sang maestro harus berpikir keras guna memperbaiki serta membangun reputasinya.
3. Ronald Koeman – Barcelona
Revolusi yang diusung Ronald Koeman sejauh ini belum membuahkan hasil. Pelatih asal Belanda itu bahkan membawa Barcelona menjalani salah satu start terburuk di Liga Spanyol sepanjang sejarah. Lionel Messi dan kawan-kawan baru mengumpulkan 11 poin dari tujuh pertandingan.
Memang, musim masih panjang, dan Barcelona punya tabungan dua laga di La Liga. Akan tetapi, bukan tidak mungkin pemilihan presiden yang berlangsung Januari mendatang, bakal mempersingkat pengabdian Ronald Koeman di akhir musim.

2. Ole Gunnar Solskjaer – Manchester United
Kabar mengenai pemecatan Ole Gunnar Solskjaer sudah bukan barang baru. Pria asal Norwegia itu bahkan sudah dirumorkan akan dilepas sejak pertengahan musim 2019-2020. Beruntung, kehadiran Bruno Fernandes pada Januari 2020, yang dibarengi dengan rentetan positif, menyelamatkan jabatannya.
Kini, Man United tengah terseok-seok di Liga Inggris 2020-2021. Hingga pekan kedelapan, mereka masih terpaku di peringkat 14 dengan nilai 10 dari tujuh laga. Ole Gunnar Solskjaer harus kembali menemukan formula yang jitu untuk meraih kemenangan, atau bersiap menganggur dalam waktu dekat.
1. Zinedine Zidane – Real Madrid
Tekanan besar mengarah kepada Zinedine Zidane di Real Madrid. Zizou bahkan mulai dirumorkan bakal dipecat oleh manajemen, menyusul serangkaian hasil buruk. Sekali pun memiliki posisi yang lebih baik dari Barcelona di La Liga, palu pemecatan bisa jatuh sewaktu-waktu.

Saat ini, Real Madrid nangkring di peringkat empat dengan nilai 16 dari delapan pertandingan. Mereka terpaut empat angka secara virtual dengan pemuncak klasemen Real Sociedad. Disebut virtual karena Real Madrid baru menjalani delapan laga, satu lebih sedikit dari sang pemuncak.
Tidak terlalu buruk memang, tetapi Real Madrid sudah kadung dikenal memiliki manajemen yang kurang sabar. Jika tidak berhati-hati, Zinedine Zidane bisa segera merapikan daftar riwayat hidupnya guna mencari pekerjaan di klub lain.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)