“Saya pikir high pressing adalah hal yang hebat untuk dilakukan, namun saya harus segera mencapai tingkat kebugaran seperti biasa yang selalu saya coba pertahankan. Senang melakukannya di sini, mencoba menekan, kemudian merebut bola kembali dan mencoba membuat tim kami kembali menyerang," tambahnya.
Cavani selama tujuh musim bersama PSG, Cavani mencatatkan warisan yang sulit dikejar pemain lainnya. Dia mencetak 200 gol dari 301 penampilannya bersama Les Parisiens. Torehan gol eks pemain Napoli itu menjadi yang terbaik di Liga Prancis saat ini.
Dia juga membantu PSG meraih gelar-gelar juara domestik. Cavani memberikan gelar enam kali juara Liga Prancis untuk PSG, empat trofi Piala Prancis serta lima Piala Liga Prancis.
Sebelum gabung ke ke Man United, Cavani dikaitkan akan bermain untuk Atletico Madrid dan Napoli. Namun, dia memilih berlabuh ke Old Trafford dan dia mengakui ada peran Solskjaer dalam kepindahannya.
“Saya berbincang-bincang dengan pelatih dan itu sangat membuat saya untuk datang ke Man United," kata Cavani.
"Kami berbicara soal mental, tentang bagaimana mempersiapkan pertandingan, tentang apa itu berkompetisi, tentang apa hal terpenting di dalam grup,” tambah dia.
“Saya sangat setuju soal beberapa hal yang kami diskusikan. Seperti pengorbanan, komitmen kepada tim, menciptakan semangat kompetitif, itu yang sangat saya sukai dan hargai," lanjut eks pemain Napoli tersebut.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.