EDINSON Cavani didatangkan Manchester United pada bursa transfer musim panas 2020 dengan status gratis. El Matador –julukan Cavani– didatangkan secara gratis karena sejak 30 Juni 2020 tidak memiliki klub. Hal itu setelah Cavani memutuskan tidak memperpanjang kontraknya bersama Paris Saint-Germain (PSG).
Namun, belum juga bermain untuk Man United, Cavani langsung dikait-kaitkan dengan penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane. Nama Kane dikait-kaitkan dengan Man United setelah eks juru taktik Tottenham, Mauricio Pochettino, kencang dihubungkan dengan Setan Merah.

(Cavani didatangkan Man United pada bursa transfer musim panas 2020)
Menurut laporan Daily Mail, manajemen Man United sudah menghubungi Pochettino. Jika nantinya pelatih Man United saat ini Ole Gunnar Solskjaer dipecat, Pochettino berada di baris terdepan untuk menggantikan posisi juru taktik berpaspor Norwegia tersebut.
Sekarang yang jadi pertanyaan, sebenarnya siapa yang lebih tajam antara Harry Kane dan Cavani? Okezone mencoba membandingkan performa Harry Kane dan Cavani di kompetisi domestik (liga) sejak musim 2014-2015 hingga 2019-2020.
Kenapa dari musim 2014-2015? Karena di musim tersebut, Kane baru mendapatkan status sebagai personel utama. Lantas, kenapa hanya hingga musim 2019-2020 saja?
BACA JUGA: Rio Ferdinand Ungkap Jasanya Bantu Man United Datangkan Cavani
Hal itu karena musim ini Cavani belum mencicipi pertandingan sama sekali. Itu berbeda dengan Kane yang sudah mengoleksi tiga gol dari empat laga awal Liga Inggris 2020-2021. Lantas, siapa yang lebih tajam antara Cavani dan Kane?
Kane ternyata lebih unggul. Dalam kurun enam musim itu, Kane mengoleksi 140 gol. Kane unggul 18 bola dari Cavani hanya mencetak 122 bola selama enam musim terakhir.

(Harry Kane menggila bersama Tottenham Hotspur)
Lantas, bagaimana jika ukurannya rasio gol per pertandingan? Jawabannya Cavani unggul tipis dari Kane. Dari 170 pertandingan, Cavani mengoleksi 122 gol. Itu berarti, rasio gol Cavani mencapai 0,72 gol per pertandingan.
Bagaimana dengan Kane? Rasio gol per pertandingan Kane hanya mencapai 0,71 gol per laga. Karena itu, Cavani dan Kane bisa dibilang sama tajamnya. Namun, opsi mendatangkan Kane mesti dilakukan Man United.
Sebab, usia Kane saat ini masih berusia 27 tahun dan belum memasuki usia emas pesepakbola yang berada di angka 29-30 tahun. Hal itu berbeda dengan Cavani yang sudah berusia 33 tahun, atau telah melewati usia emas pesepakbola.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.