Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hukuman Degradasi Akhiri Dominasi Juventus di Liga Italia

Ramdani Bur , Jurnalis-Minggu, 27 September 2020 |11:34 WIB
Hukuman Degradasi Akhiri Dominasi Juventus di Liga Italia
Juventus bisa dihukum degradasi. (Foto: Twitter/@ChampionsLeague)
A
A
A

TURIN Juventus mendominasi Liga Italia dalam sembilan tahun terakhir. Dari 2011-2012 hingga 2019-2020, Bianconeri –julukan Juventus– selalu keluar menjadi yang terbaik di Liga Italia.

Namun, dominasi Juventus di Liga Italia bisa berhenti akhir musim ini. Apes bagi Juventus, berakhirnya dominasi mereka bukan karena penurunan performa, namun karena laporan dari salah satu lembaga perlindungan konsumen di Italia, Codacons.

Luis Suarez

(Suarez saat hendak membuat paspor Italia di Perugia)

Presiden Codacons (Lembaga perlindungan konsumen dan lingkungan Italia), Marco Donzelli, menilai Juventus telah membuat kecurangan perihal pembuatan paspor Italia yang dilakukan penyerang asal Uruguay, Luis Suarez. Donzelli menilai Luis Suarez dibantu Juventus untuk berbuat curang saat hendak membuat paspor Italia.

Sekadar informasi, awal pekan lalu Luis Suarez menjalani tes bahasa Italia di Universitas Perugia, Italia. Suarez menjalani tes sebagai salah satu syarat mendapatkan paspor Italia. Jika mendapat nilai bagus dalam tes, Suarez akan mendapatkan paspor Italia. Dengan begitu, Juventus bisa mengikat kontrak penyerang berpaspor Uruguay tersebut.

Namun, pada akhirnya Suarez batal gabung Juventus. Suarez gagal gabung Juventus karena paspor Italia milik Suarez baru kelar akhir Oktober 2020. Padahal, bursa transfer musim panas 2020 sudah ditutup 5 Oktober.

BACA JUGA: Immobile Cetak Gol, Cristiano Ronaldo Menggila di Laga AS Roma vs Juventus?

Meski transfer batal, Donzelli menilai ada indikasi Juventus membuat kecurangan. Jika terbukti bersalah, dalam pandangan Donzelli, Federasi Sepakbola Italia (FIGC) bisa menghukum Juventus degradasi ke Serie B.

“Andai keterlibatan langsung Juventus terkonfirmasi dalam kecurangan Luis Suarez mendapatkan paspor Italia, maka FIGC harus menghukum Juventus dengan sanksi yang berat,” papar Marco Donzelli, dikutip dari Corriere dello Sport.

Luis Suarez

(Luis Suarez gabung Atletico Madrid)

“Dengan segala kepentingan, termasuk ekonomis, bahwa Juventus diduga berusaha mengamankan salah satu striker terhebat di Eropa. Untuk alasan ini, sesuai dengan Kode Etik Olahraga Pasal 32, kami meminta Juventus didegradasi,” lanjut pria asal Italia tersebut.

Jika FIGC jadi mengusut kasus di atas dan menyatakan Juventus bersalah, sangat disayangkan dominasi yang mereka bangun dalam 10 tahun terakhir hilang begitu saja. Sebab, hukuman degradasi bisa membuat sejumlah pemain bintang mereka seperti Cristiano Ronaldo dan Matthijs de Ligt angkat kaki dari Stadion Allianz.

Padahal, Juventus yang dipresideni Andrea Agnelli sedang mencoba mengusai Eropa, setelah sebelumnya keluar sebagai raja Italia. Karena itu, menarik menanti respons FIGC setelah menerima laporan dari Codacons.

(Fetra Hariandja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement