MILAN – Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, mewaspadai kinerja apik dari calon lawannya di Kualifikasi III Liga Eropa 2020-2021 FK Bodo/Glimt. Sebab, wakil Norwegia itu tengah on fire dalam 18 pertandingan terakhir di kompetisi domestik.
Di atas kertas, AC Milan jelas bukan tandingan Bodo/Glimt dalam hal trofi di Eropa. Rossoneri adalah salah satu pengoleksi trofi kompetisi benua terbanyak, utamanya Liga Champions, dengan total tujuh buah. Hal itu membuat mereka kerap dianggap memiliki DNA Eropa.
Berlaga di kompetisi sekelas Liga Eropa tentu bukan habitat utama dari AC Milan. Namun, bukan berarti persaingan di Liga Eropa 2020-2021 bisa dianggap enteng. Sebagai contoh, mereka akan menghadapi Bodo/Glimt yang tengah menjalani tren positif di Liga Norwegia.
Baca juga: AC Milan Mulai Bangkit, Inzaghi: Itu Bukan karena Ibrahimovic Seorang

Skuad asuhan Kjetil Knutsen itu tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan terakhir dengan catatan 16 menang dan dua seri serta menempati urutan pertama klasemen. Jika ditambah dua laga Liga Eropa sebelumnya, klub berkostum kuning itu tidak terkalahkan dalam 20 laga!
Catatan tersebut tentu membuat Stefano Pioli waspada. Pelatih asal Italia itu yakin anak-anak asuhnya tidak akan menganggap remeh serta memahami betapa pentingnya laga. Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan diminta memperlakukan laga itu bagai final.
“Pertandingan ini perlu disikapi dengan determinasi tinggi. Mereka sudah memenangi 18 dari 20 pertandingan resmi dan hanya dua kali imbang,” urai Stefano Pioli, sebagaimana diwartakan Football Italia, Kamis (24/9/2020).
“Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini dan bersiap seperti akan menghadapi laga final. Untuk lawan, mungkin ini akan menjadi sebuah laga sekali seumur hidup,” lanjut pria berusia 54 tahun tersebut.
Mengenai kekuatan lawan, Stefano Pioli menyebut Bodo/Glimt memilki sayap-sayap yang mampu mengobrak-abrik pertahanan lawan. Selain itu, mereka sangat bagus dalam mengontrol jalannya pertandingan sehingga patut diwaspadai.
“Mereka memiliki sayap-sayap yang cepat dan sangat bagus dalam membuka serta mengontrol pertandingan. Mereka sedang menjalani tren positif,” tutup Stefano Pioli.
Pernyataan pelatih berkepala plontos itu bukan main-main. FK Bodo/Glimt tercatat sangat agresif dengan menceploskan 65 gol serta baru kemasukan 20 kali dari 18 pertandingan di liga. Sedangkan pada dua laga kualifikasi Piala Eropa, Ola Solbakken dan kawan-kawan menghajar Spyris Kaunas dengan skor 6-1 serta menang 3-1 atas Zalgiris.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.