Carragher menjelaskan bahwa pada musim lalu, Lampard sering menggunakan formasi 4-3-3, kadang memainkan tiga bek. Bahkan beberapa kali Lampard menerapkan skema 4-2-3-1.
"Saya melihat Chelsea musim lalu sebagai tim 4-3-3, dan kadang-kadang Frank melemparkan tiga di belakang secara taktik dalam pertandingan besar. Dia mengalahkan Jose Mourinho dua kali dan dia mengalahkan Guardiola,” ungkap dia.
“Dia memainkan 4-2-3-1 saat mengalahkan Brighton dengan Havertz di sebelah kanan. Hari ini (lawan Liverpool), dia memainkannya (Havertz) dengan false nine,” kata Carragher.
"Dia jelas pemain berkualitas, tidak ada keraguan tentang itu. Tapi saya sudah berpikir, 'di mana Havertz bermain?' bahkan setelah dua pertandingan. Di mana dia cocok dengan formasi 4-3-3?” pungkas dia.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.