@ChelseaFC pic.twitter.com/TOKnOnvzpe
— Kai Havertz (@kaihavertz29) September 5, 2020
Havertz mengaku memilih Chelsea karena faktor Lampard yang menjadi idolanya. Gelandang Timnas Jerman itu menilai Lampard merupakan sosok pemain dan pelatih yang hebat.
"Tentu saja, dia (Lampard) berdampak besar pada keputusan saya karena saya menyukainya sebagai pemain dan sangat sering menontonnya. Saya pikir bisa belajar darinya sekarang dan dia juga seorang manajer," ujar Havertz mengutip Goal.
"Saya pikir dia adalah orang yang sangat rendah hati dan pria yang hebat. Saya tidak sabar untuk bermain dengannya dan belajar darinya. Dia sangat ofensif seperti saya dan dia suka mencetak gol,” lanjutnya.
