IKON BARCELONA, Lionel Messi secara mengejutkan ingin pergi dari Barcelona yang telah dibelanya sejak 2000.
Messi kini dikabarkan ingin pindah dari Camp Nou, karena perfoma tim dan manajemen Barcelona sangat buruk pada musim 2019-2020.
Barcelona gagal menjadi juara di Copa del Rey (Piala Raja Spanyol) setelah takluk oleh Athletic Bilbao di semifinial. Blaugrana juga kalah bersaing dengan rival abadi mereka, Real Madrid dalam perebutan juara La Liga Spanyol dengan selisih lima poin.
Baca juga: 5 Calon Klub Messi Setelah Tinggalkan Barcelona, Nomor 1 Pergi ke Qatar
Baca juga: 5 Gelandang Hebat yang Dipandang Sebelah Mata, Nomor 2 Incaran Liverpool
Namun, yang paling memalukan juga menyakitkan, Barcelona hancur lebur dibantai Bayern Munich dengan skor 8-2 di perempatfinal Liga Champions 2019-2020.
Messi masih memiliki kontrak hingga Juni tahun depan. Namun, jika dia ingin pergi, klub yang ingin memilikinya harus menebus klausul pelepasan sang pemain sebesar 200 juta euro (12 triliun).
Seandainya sang megabintang benar-benar pergi, berikut lima hal yang bisa dilakukan oleh Barcelona:
5. Bijak Berinvestasi
Barcelona telah kehilangan arah selama beberapa tahun terakhir. Manajemen klub membuat beberapa keputusan transfer yang salah.
Eksploitasi Barcelona yang gagal di pasar transfer mengakibatkan dana klub menyusut karena nilai besar transfer pemain.

Pemain seperti Ousmane Dembele, Philippe Coutinho, dan Antoine Griezmann menghabiskan biaya klub dengan jumlah uang yang hampir tidak wajar.
Penjualan Lionel Messi akan memberi pemasukan besar bagi Barcelona dan klub bisa menggunakan dana tersebut untuk berinvestasi dengan bijak.
4. Bangkitkan Kembali La Masia
Akademi Barcelona, La Masia telah menjadi korban ketidakmampuan klub selama beberapa tahun terakhir.
Padahal sebelumnya, La Masia selalu menjadi inti dari kisah sukses luar biasa Barcelona. Mereka menghasilkan pemain seperti Lionel Messi, Xavi, dan Andres Iniesta.

La Masia sendiri, terus menghasilkan bakat-bakat yang berpotensi, salah satunya Thiago Alcantara. Sang pemain bahkan membantu Bayern Munich menghancurkan Barcelona dengan skor 8-2 di perempatfinal Liga Champions 2019-2020.
Lulusan La Masia ada yang berhasil menembus skuad utama. Pemain seperti Riqui Puig dan Ansu Fati membuat terobosan ke tim senior, namun penampilan mereka kurang maksimal di bawah pelatih Quieque Setien.
Sementara Ilaix Moriba dan Monchu sedang menunggu untuk dipanggil ke tim utama Barcelona.
3. Sistem Lemah
Lionel Messi bisa dibilang satu-satunya pemain di dunia yang tidak pernah bisa digantikan. Legenda Barcelona adalah satu-satunya tujuan utama rekan-rekannya di Barcelona.

Pemain asal Argentina itu ahli mengombinasikan antara kelincahan, kecerdasan, dan kecakapan menggiring bola. Namun, dampak superioritas Messi membuat sitem permainan Barca muda dibaca lawan.
Hari-hari kejayaan Barcelona di bawah Pep Guardiola bisa menjadi contoh. Selama Guardiola melatih Blaugrana 2008-2012, tim memiliki pengaturan taktis yang revolusioner. Mereka memiliki lini pertahanan yang kuat dan tidak terlalu bergantung pada Messi.
2. Ganti Presiden
Jika Lionel Messi meninggalkan Camp Nou, Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu menjadi pria yang paling bertanggung jawab.

Bartomeu telah menyebabkan kerusakan direksi yang sulit diperbaiki dan pengambilan keputusannya dipertanyakan.
1. Modernisasi Barcelona
Barcelona adalah salah satu klub paling bergengsi di Eropa, dan sudah sepantasnya klub sebesar itu melakukan modernisasi.
Liverpool dan Bayern Munich adalah tim terkuat di Eropa saat ini karena mengingat komitmen mereka terhadap modernitas.

Sementara Barcelona memiliki tim direktur olahraga yang secara konsisten gagal mendatangkan pemain bintang yang gagal bersinar. Merekakerap mengandalkan praktik yang relatif kuno untuk menjaga klub tetap berjalan.
Barcelona dapat bertahan tanpa Lionel Messi tetapi harus bangkit dnengan mempertahankan standar tinggi dalam perencanaan yang sangat matang, salah satunya teknis visi permainan.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.