Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Andrea Pirlo Dipilih Juventus, Tren Mantan Pemain Jadi Pelatih Lagi Populer

Ramdani Bur , Jurnalis-Senin, 10 Agustus 2020 |06:05 WIB
Andrea Pirlo Dipilih Juventus, Tren Mantan Pemain Jadi Pelatih Lagi Populer
Pelatih baru Juventus, Andrea Pirlo. (Foto: @Pirlo_Official)
A
A
A

TURIN – Andrea Pirlo ditunjuk sebagai pelatih Juventus pada Minggu (9/8/2020). Pirlo dipilih manajemen Juventus karena beberapa jam sebelumnya, kubu si Nyonya Tua memecat Maurizio Sarri dari kursi pelatih.

Terpilihnya Pirlo sebagai pelatih membuat tren mantan pemain menjadi pelatih di klub terdahulunya sedang populer di kalangan klub-klub top Eropa. Sekadar informasi, Pirlo pernah tercatat sebagai pemain Juventus dari 2011-2015.

Andrea Pirlo

(Pirlo saat menjadi pemain Juventus)

Dalam periode tersebut, Pirlo menghadirkan tujuh trofi bagi publik Stadion Allianz, dan empat di antaranya merupakan empat gelar Liga Italia beruntun. Musim ini atau 2019-2020, di Liga Inggris ada dua mantan pemain di klub masing-masing yang kemudian diangkat sebagai pelatih.

Sosok yang dimaksud adalah Frank Lampard bersama Chelsea dan Mikel Arteta (Arsenal). Kiprah keduanya bersama klub masing-masing musim ini juga tak bisa dikatakan buruk. Lampard dengan skuad seadanya alias tidak boleh berbelanja pada musim panas 2019, masih mampu membawa Chelsea finis di posisi empat Liga Inggris 2019-2020.

Sementara Arteta juga tidak kalah hebatnya. Arteta yang pernah menjadi pemain Arsenal dari 2011-2016, mengantarkan The Gunners –julukan Arsenal– meraih trofi Piala FA.

BACA JUGA: Saran Cristiano Ronaldo untuk Juventus di Musim Depan

Tren mantan pemain ditunjuk sebagai pelatih, pertama kali booming ketika manajemen Barcelona menunjuk Josep Guardiola sebagai arsitek mereka pada 2008-2009. Saat itu hebatnya, Guardiola langsung memberikan treble winner (Liga Spanyol, Liga Champions dan Copa del Rey) di musim pertama menangani Barcelona.

Kesuksesan Guardiola di atas pun diikuti Real Madrid dengan menunjuk mantan pemain mereka dari 2001-2006, Zinedine Zidane, sebagai pelatih pada Januari 2016. Hasilnya luar biasa, di tiga musim awal menangani Madrid, Zidane menghadirkan 10 trofi bagi publik Santiago Bernabeu.

Zinedine Zidane

(Zidane sukses besar sebagai pelatih Madrid)

Dari 10 trofi yang dicetak, tiga di antaranya merupakan gelar Liga Champions yang diraih beruntun! Karena itu, Kesuksesan Guardiola dan Zidane membuat sejumlah klub Eropa mencoba mengikuti tren di atas.

Pada Desember 2018, Man United menunjuk mantan pemain mereka sebagai pelatih, Ole Gunnar Solskjaer. Sebelumnya pada 2016, Lazio memilih mantan penyerang mereka sebagai juru taktik, Simone Inzaghi.

Raihan yang dibuat Solskjaer dan Simone Inzaghi cukup impresif. Solskjaer membawa Man United finis di posisi tiga Liga Inggris 2019-2020. Kemudian, Inzaghi mengantarkan Lazio menjuarai Piala Super Italia 2019.

(Fetra Hariandja)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement