TURIN – Nama pelatih Juventus, Maurizio Sarri, kencang diberitakan satu hari terakhir. Menurut laporan The Sun, Kamis (6/8/2020), jika Juventus disingkirkan Olympique Lyon di babak 16 besar Liga Champions 2019-2020, status Sarri sebagai pelatih Juventus akan berakhir.
Salah satu dari dua pelatih lokal Italia yakni Simone Inzaghi (Lazio) dan Gian Piero Gasperini (Atalanta), kencang diberitakan akan menggantikan posisi Sarri. Namun, menurut laporan The Sun, justru Mauricio Pochettino yang berada di pole position untuk melanjutkan kerja Sarri di Bianconeri –julukan Juventus.

(Sarri bisa dipecat Juventus)
Pochettino bukanlah incaran bagi Juventus. Pada musim panas 2019, atau setelah Juventus ditinggalkan Massimiliano Allegri, manajemen si Nyonya Tua sempat mendekati pelatih asal Argentina tersebut.
Akan tetapi, klausul lepas yang mengikat Pochettino bersama Tottenham Hotspur, membuat Juventus mundur teratur. Saat itu, Pochettino yang terikat kontrak bersama Tottenham hingga 30 Juni 2023, memiliki klausul lepas mencapai 40 juta pounds (Rp767,4 miliar).
Karena itu, Juventus mengalihkan bidikan ke sosok Sarri yang tengah berkonflik dengan manajemen Chelsea. Namun, saat ini Pochettino tidak terikat kontrak dengan klub mana pun setelah dipecat Tottenham pada November 2019.
BACA JUGA: Lebih Cocok Gasperini atau Simone Inzaghi yang Tangani Juventus?
Lantas, apa yang membuat Juventus tertarik kepada Pochettino? Secara prestasi atau semenjak melatih pada 2009, Pochettino belum pernah memenangkan trofi.