Cagliari vs Juventus, Sarri Ungkap Alasan Ronaldo Tidak Dirotasi

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 30 Juli 2020 09:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 30 47 2254318 cagliari-vs-juventus-sarri-ungkap-alasan-ronaldo-tidak-dirotasi-oslZVEWeZp.jpg Cristiano Ronaldo tetap bermain penuh saat jumpa Cagliari (Foto: Juventus)

CAGLIARI – Kebijakan rotasi yang dilakukan Maurizio Sarri pada laga Cagliari vs Juventus tidak berbuah manis. Sebab, Si Nyonya Tua menelan kekalahan 0-2 pada laga pekan 37 Liga Italia 2019-2020 tersebut. Walau sebagian pemain diistirahatkan, nama Cristiano Ronaldo tetap masuk dalam daftar starter.

Pada laga tersebut, Maurizio Sarri setidaknya memainkan tiga orang yang jarang menghuni susunan 11 pemain awal dalam beberapa pekan terakhir. Di posisi kiper ada nama Gianluigi Buffon yang menggantikan Wojciech Szczesny. Sementara posisi Matthijs de Ligt diisi oleh Daniele Rugani.

Rotasi juga dilakukan di lini tengah dengan memasukkan nama Simone Muratore. Sedangkan di lini depan, Gonzalo Higuain memimpin serangan, menggantikan peran Paulo Dybala. Namun, ada satu yang tetap dipertahankan, yakni Cristiano Ronaldo.

Baca juga: Cagliari vs Juventus, Sarri Nilai Bianconeri Butuh Istirahat

Cagliari tundukkan Juventus 2-0 (Foto: Juventus)

Pemain berpaspor Portugal itu bahkan tetap bermain penuh selama 90 menit ketika rekan setimnya diistirahatkan. Maurizio Sarri mengatakan, Cristiano Ronaldo tetap menunjukkan keinginan untuk bermain. Ia yakin, CR7 tahu betul kapan waktunya harus beristirahat.

“Saya berbicara dengannya kemarin. Dia sangat termotivasi, ingin bermain, sangat antusias, dan merasa baik-baik saja. Keputusan ini dibuat bersama-sama. Dia tahu betul tentang kondisi tubuhnya,” urai Maurizio Sarri, dikutip dari Football Italia, Kamis (30/7/2020).

“Ronaldo sangat instingtif dan tidak selalu bisa dibatasi dengan peran tertentu dalam taktik, yang juga menjadi kekuatannya. Namun, itu juga berarti striker lain harus beradaptasi dengan pergerakan Ronaldo,” sambung pria asal Italia tersebut.

Pertimbangan Maurizio Sarri dalam menurunkan Cristiano Ronaldo di laga tersebut cukup beralasan. Pemain berusia 35 tahun itu masih ingin mengejar gelar top skor Liga Italia 2019-2020. Sebelum laga tersebut, ia sudah mengukir 31 gol.

Cristiano Ronaldo sedang bersaing ketat dengan Ciro Immobile yang sudah mengukir 34 gol hingga pekan 36. Kendati Juventus sudah memastikan gelar juara pada pekan tersebut, ambisinya untuk mengejar gelar top skor masih berkobar.

Sayangnya, Cristiano Ronaldo gagal menjaringkan bola ke gawang lawan sepanjang 90 menit. Sebaliknya, Ciro Immobile menyumbangkan satu dari dua gol Lazio ke gawang Brescia pada waktu bersamaan. Dengan demikian, koleksi gol King Ciro bertambah menjadi 35 buah.

Penyerang berpaspor Italia itu sangat berpeluang keluar sebagai top skor Liga Italia 2019-2020. Selisih empat gol amat sulit dikejar Cristiano Ronaldo pada pekan terakhir. Ciro Immobile sendiri kini membidik rekor gol terbanyak dalam semusim di Serie A, yang tercatat atas nama Gonzalo Higuain, dengan 36 gol.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini