Share

3 Fakta Kemenangan Milan atas Bologna, Rossoneri Keluar Jadi Klub Tertajam

Ramdani Bur, Jurnalis · Minggu 19 Juli 2020 09:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 19 47 2248666 3-fakta-kemenangan-milan-atas-bologna-rossoneri-keluar-jadi-klub-tertajam-OFq09oB1EM.jpg AC Milan menang 5-1 atas Bologna. (Foto: @acmilan)

MILANAC Milan meraih hasil positif di pekan ke-34 Liga Italia 2019-2020. Menjamu Bologna di Stadion San Siro dini hari tadi, Rossoneri –julukan Milan–menang 5-1. Gol-gol Milan dicetak Alexis Saelemakers pada menit 10, Hakan Calhanoglu (24’), Ismael Bennacer (49’), Ante Rebic (57’) dan Davide Calabria pada menit (90+1). Berkat keberhasilan ini, ada sejumlah fakta menarik yang meliputi. Apa saja?

Berikut 3 fakta kemenangan Milan atas Bologna:

1. Klub Tertajam

AC Milan

Semenjak Liga Italia 2019-2020 melaksanakan comeback pertengahan Juni 2020, Milan melakoni delapan pertandingan. Hebatnya dalam delapan pertandingan itu, Milan mencetak 25 gol! Jika dirata-rata, Ante Rebic dan kawan-kawan mengoleksi 3,12 gol per pertandingan.

Jumlah itu masih lebih tajam ketimbang Atalanta yang berstatus sebagai tim tertajam di Liga Italia 2019-2020 dengan koleksi 94 gol. Dalam sembilan pertandingan yang dijalani sejak project restart Liga Italia 2019-2020, La Dea –julukan Atalanta– mengoleksi 24 gol.

Banyaknya gol yang mereka buat pun berefek terhadap pencapaian mereka saat ini. Dalam delapan pertandingan itu, Milan mengemas enam menang dan dua imbang. Bagaimana dengan Atalanta? Tim asuhan Gian Piero Gasperini itu mencetak tujuh menang dan dua imbang.

Alhasil, Milan perlahan-lahan naik ke zona Liga Eropa dengan menduduki posisi enam lewat raihan 56 poin. Sementara itu, Atalanta lebih dahsyat lagi, yang mana untuk sementara menempati posisi tiga dengan 71 poin, hanya tertinggal enam angka dari Juventus di puncak klasemen.

2. Tajamnya Ante Rebic

Inter Milan

Ante Rebic tampil tajam semenjak kompetisi menginjak 2020. Bagaimana tidak, penyerang berpaspor Kroasia itu mengemas 11 gol dari 16 pertandingan Liga Italia 2019-2020 bersama Milan, terhitung sejak Januari 2020.

Koleksi gol dari Rebic merupakan yang terbanyak ketiga di bawah Erling Haaland (Borussia Dortmund) dan Robert Lewandowski (Bayern Munich), tanpa menghitung eksekusi penalti. Saat ini Haaland mencetak 13 gol, sedangkan Lewandowski 12 bola.

Karena itu, keputusan pelatih Milan Stefano Pioli memercayakan satu posisi di lini depan kepada Rebic dibayar tuntas oleh penyerang yang sejatiya masih terikat kontak bersama Eintracht Frankfurt. Sekadar informasi, Rebic saat ini dipinjamkan Frankfurt ke Milan hingga 30 Juni 2021.

Sekarang, tugas Rebic adalah mencetak gol demi gol bagi Milan. Sebab, Milan wajib finis di posisi lima besar demi lolos otomatis ke Liga Eropa 2020-2021. Saat ini, Milan yang duduk di posisi enam dengan koleksi 56 angka, hanya tertinggal satu poin dari AS Roma di tempat kelima.

3. Pemain Kedua Belgia yang Cetak Gol untuk Milan di Liga Italia

Alexis

Alexis Saelemaekers merupakan pemain masa depan Milan. Dengan usia yang baru menginjak 21 tahun, Saelemaekers dapat digunakan Milan untuk proyek jangka panjang mereka.

Terlebih, Saelamekers dikontrak Milan dalam jangka waktu panjang, yakni hingga 30 Juni 2024. Terlepas dari itu, Saelamekers mencetak milestone dalam laga dini hari tadi.

Berkat satu golnya yang dibuat pada menit 10, Saelamekers tercatat sebagai pemain kedua Belgia yang mencetak gol untuk Milan di Liga Italia. Sosok pertama yang melakukannya adalah Eric Gerets pada pekan kedua Liga Italia 1983-1984 yang berlangsung 18 September 1983. Dalam laga tersebut, Gerets mencetak satu gol saat Milan menang 4-2 atas Hellas Verona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini