JAKARTA - Bek Tim Nasional Indonesia, Rudolf Yanto Basna, menyebut Skuad Garuda takkan berkembang meski ditangani pelatih sekaliber Jose Mourinho sekalipun. Yanto Basna menilai. jika mental para pemain Timnas Indonesia masih seperti saat ini, sulit melihat Skuad Garuda tampil bersinar di sejumlah ajang yang mereka ikuti.
Mental merupakan masalah besar yang ada di Timnas Indonesia. Kerap kali, skuad Timnas Indonesia sudah gentar terlebih dulu ketika tahu bakal menghadapi lawan yang levelnya di atas mereka.

(Suasana latihan Timnas Indonesia. Foto: Okezone.com)
Alhasil ketika melakoni pertandingan, permainan Timnas Indonesia tidak maksimal. Ujung-ujungnya hasil buruk pun dialami Timnas Indonesia. Sekadar informasi, setelah meraih medali emas SEA Games 1991 (saat itu masih tim senior yang turut serta), Timnas senior Indonesia tidak pernah meraih prestasi tertinggi.
BACA JUGA: Liverpool Sukses karena Ikuti Resep Ferguson dan Mourinho
Jangankan di level Asia, menjadi yang terbaik di Asia Tenggara saja Indonesia tidak bisa. Prestasi terbaik Timnas Indonesia di Piala AFF saja hanya menjadi runner-up, tepatnya pada 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016. Karena itu, penting bagi personel Timnas Indonesia untuk mengubah mental para pemain mereka.
“Poin pentingnya itu. Siapa pun pelatihnya, akan kembali ke mental. Mental sangat penting. Mau ganti pelatih seperti Mourinho, kalau mentalnya tidak berubah sama saja," kata Yanto Basna dilansir Okezone dari kanal YouTube Bang Bes.
Saat ini, Yanto Basna berkarier di salah satu klib kasta tertinggi Liga Thailand, PT Prachuap FC. Ini merupakan musim ketiga Yanto Basna berkarier di luar negeri, khususnya Thailand. Karena itu, kesempatan bermain di luar negeri pantang disia-siakan Yanto Basna agar karier sepakbolanya terus meningkat.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.