nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Mantan Pesepakbola Top yang Putuskan Jadi Mualaf

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 22 Mei 2020 12:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 22 51 2217967 3-mantan-pesepakbola-top-yang-putuskan-jadi-mualaf-2q3NdEsPZp.jpg Ribery saat berdoa sebelum pertandingan. (Foto: Sportskeeda)

BARU-baru ini, gelandang Manchester United, Paul Pogba, mengungkap alasannya menjadi mualaf. II Polpo –julukan Pogba– menyebut alasannya menjadi mualaf karena merasa tenang setelah memutuskan belajar salat.

Tidak hanya pesepakbola aktif, ada banyak eks pemain sepakbola yang memutuskan menjadi mualaf. Dari sekian banyak nama, tiga di antaranya adalah Franck Ribery, Eric Abidal dan Nicolas Anelka. Uniknya, ketiga nama tersebut sama-sama berasal dari Prancis.

Ribery

(Ribery bersama sang istri)

Lantas, apa alasan Ribery, Abidal dan Anelka memilih sebagai mualaf? Ribery memutuskan menjadi mualaf tak lama setelah menikahi sang istri yang berpaspor Aljazair. Semenjak memeluk agama Islam, mantan pemain andalan Bayern Munich itu juga memasukkan kata Bilal sebagai namanya.

“Agama adalah hal pribadi bagi saya. Saya orang yang percaya dan sejak pindah ke Islam saya lebih kuat, baik mental maupun fisik. Agama tidak mengubah jati diri dan persepsi saya terhadap dunia. Saya berdoa lima kali sehari, saya lakukan itu agar terbebas dan saya merasa lebih baik setelah itu," kata Ribery yang memutuskan menjadi mualaf ketika membela Boulogne pada 2000, mengutip dari Sportskeeda.

BACA JUGA: Juventus Resmi Gelar Negosiasi untuk Gaet Pogba

Sama seperti Ribery, Abidal juga memutuskan menjadi mualaf tak lama setelah menikahi perempuan asal Aljazair, Heyet Kebir, pada 2007. Hanya saja, Abidal menolak disebut menjadi mualaf karena sang istri.

Eric Abidal

(Abidal saat membela Barcelona)

 

"Semua prosesnya natural. Memilih pindah ke Islam bukan karena istri saya, tapi hadiah yang tiba-tiba muncul. Itu benar-benar terjadi bagi saya. Mengikutinya dan membuat saya sangat senang. Saya memeluk Islam dengan sepenuh hati saya," kata Abidal yang membantu Barcelona dua kali juara Liga Champions.

Nicolas Anelka

(Anelka saat membela Chelsea)

Bagaimana dengan Anelka? Ia memutuskan menjadi mualaf ketika dirinya baru berusia 16 tahun atau pada 1995. Sejak 1995, Anelka pun memiliki nama Islam yakni Abdul-Salam Bilal.

"Saya merasakan hubungan dengan Tuhan dan itu mencerahkan hidup saya. Saya bangga menjadi muslim, agama penuh kedamaian dan saya belajar banyak dari Islam," kata Anelka yang pernah membela sejumlah klub top Eropa seperti Real Madrid, Liverpool, Chelsea, Arsenal dan Juventus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini