MILAN – Alexis Sanchez merupakan salah satu pemain terbaik di Liga Inggris saat dirinya masih membela Arsenal. Akan tetapi, begitu bergabung dengan Manchester United di bursa transfer musim dingin 2018, Sanchez langsung mengalami penurunan performa yang signifikan.
Menurut Sanchez, hal tersebut terjadi karena ada pengaruh dari Jose Mourinho yang menjabat sebagai pelatih Man United kala itu. Sanchez sebenarnya memandang Mourinho sebagai sosok pelatih hebat. Akan tetapi, ia agak tidak suka dengan cara Mourinho memperlakukan dirinya.
Baca juga: Ferdinand: Sancho Layak Kenakan Jersey Nomor Tujuh di Man United

Sanchez sadar bahwa sebagai pemain baru di Man United ia membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Akan tetapi, bukan berarti Sanchez harus sering berada di bangku cadangan. Hal itu membuatnya merasa tidak nyaman, hingga akhirnya kehilangan percaya diri.
Dalam beberapa pertandingan, Sanchez padahal merasa dirinya tampil bagus, bahkan mencetak gol. Menurutnya, pada saat itu harusnya ia mendapat kesempatan lebih banyak untuk bermain. Akan tetapi, yang terjadi malah Sanchez hanya ditempatkan sebagai cadangan.
“Saya mengatakan hal-hal sebagaimana adanya dan menurut pendapat saya, Mourinho adalah salah satu pelatih terbaik di dunia dalam hal melatih, bagaimana ia mempelajari video, cara ia menangani berbagai hal," beber Sanchez kepada BBC. Kamis (21/5/2020).
“Tetapi kemudian, di dalam kelompok ada perasaan bahwa Anda berada di tim, lalu tidak lagi. Kadang-kadang saya tidak bermain, maka saya merasa seperti itu, dan sebagai pemain Anda kehilangan kepercayaan diri. Setiap pemain kehilangan kepercayaan diri mereka, apakah Anda mengerti? Suasana yang diciptakan tidak sehat. Padahal, terkadang saya bermain bagus dan mencetak gol,” lanjutnya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.