LIVERPOOL – Penyerang Liverpool, Divock Origi menyatakan The Reds –julukan Liverpool– akan sangat sakit hati, jika gagal juarai Liga Inggri 2019-2020. Liverpool sampai saat ini masih duduk nyaman di puncak klasemen sementara, dengan koleksi 82 poin. Liverpool unggul 25 poin dari sang juara bertahan Manchester City yang ada di posisi kedua. Secara matematis, Liverpool hanya butuh enam poin lagi untuk menjadi juara.
Namun, langkah Liverpool menjadi juara terhenti untuk sementara waktu. Pandemi Virus Corona (COVID-19) membuat hampir seluruh kompetisi sepakbola di dunia ditangguhkan, termasuk Liga Inggris. Liverpool pun harus menunggu sampai Liga Inggris kembali bergulir, untuk bisa meresmikan diri sebagai juara.

Masa menunggu Liverpool pun tidaklah nyaman. Sebab, penangguhan terlalu lama dapat menyebabkan kompetisi akhirnya dihentikan, seperti yang terjadi di Belgia, Belanda dan Prancis. Di Belanda, kompetisi dihentikan tanpa adanya juara, promosi dan degradasi. Sementara itu, di Belgia dan Prancis, ada tim yang ditetapkan sebagai juara.
BACA JUGA: Pandemi Virus Corona Tak Hilangkan Niat Liverpool Boyong Werner
Apabila Liga Inggris mengikuti langkah di Belanda maka Liverpool sangatlah dirugikan. The Reds –julukan Liverpool– akan kehilangan peluang emas mereka, untuk mengakhiri 30 tahun puasa gelar juara Liga Inggris. Hal itu yang tidak diinginkan Origi.
“Kami belum di klub. Semua sangat tidak jelas di sini di Inggris. Kami bahkan tidak berlatih dalam kelompok kecil,” ujar Klopp, menyadur dari Sportsmole, Selasa (5/5/2020).
"Akan sangat menyakitkan jika kami tidak bisa mendapatkan gelar juara itu sekarang. Tetapi ada hal-hal dalam hidup yang tidak dapat Anda kendalikan. Keselamatan adalah hal yang paling penting sekarang,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.