Sindir Pemerintah Italia, Pelatih AS Roma: Kami Bisa Jaga Jarak

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 30 April 2020 08:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 30 47 2207037 sindir-pemerintah-italia-pelatih-as-roma-kami-bisa-jaga-jarak-Yhfj0KaDzo.jpg Paulo Fonseca memastikan AS Roma bisa menerapkan social distancing (Foto: Twitter/@ASRomaEN)

ROMA – Pelatih AS Roma, Paulo Fonseca, memastikan kesebelasannya bakal memenuhi aturan social distancing yang diterbitkan Pemerintah Italia, selama sesi latihan. Pria asal Portugal itu lantas menyerang Perdana Menteri (PM) Giuseppe Conte karena menerbitkan aturan yang ambigu.

Awal pekan ini, Giusepp Conte menyatakan aktivitas olahraga dapat dilakukan kembali pada 4 Mei 2020. Ia mengatakan, warga bisa kembali berolahraga ringan seperti berlari di taman. Namun, atlet profesional baru bisa berlatih secara serentak pada 18 Mei, itu pun harus secara terpisah.

Baca juga: Fonseca Ingin AS Roma Tebus Mkhitaryan

Trigoria punya lapangan yang cukup untuk menjaga jarak aman (Foto: Twitter/@ASRomaEN)

Pernyataan tersebut langsung memicu kemarahan dari lingkungan olahraga, terutama sepakbola. Sejumlah pihak heran karena PM Giuseppe Conte dinilai membahayakan publik. Salah satu yang turut menyerang pemerintah adalah juru taktik klub asal Ibu Kota Roma, Paulo Fonseca.

Setengah menyindir, pria berusia 47 tahun itu menyatakan Gialorossi punya cukup lapangan agar para pemain menjaga jarak selama berlatih di Trigoria. Paulo Fonseca terang-terangan menyebut warga lebih rentan tertular virus Corona Covid-19 ketika berolahraga di lapangan.

“Sulit dipahami. Kita bisa berolahraga di lapangan di mana tidak semua orang diperiksa, tetapi tidak bisa berlatih secara individual di Trigoria, di mana kami akan memastikan keamanan,” ucap Paulo Fonseca, dikutip dari Football Italia, Kamis (30/4/2020).

“Kami punya tiga lapangan latihan di sini, jadi para pemain bisa dibagi dalam kelompok kecil dan menjamin jarak aman. Sementara di taman, orang-orang bisa berlari dengan arah berbeda. Anda akan lebih rentan tertular di sana,” sindir mantan juru taktik Shakhtar Donetsk itu.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini